Sukoharjonews.com – Pemprov Jawa Tengah berencana mengintegrasikan layanan Bus Trans Jateng dengan mode transportasi lain. Hal tersebut bertujuan Bus Trans Jateng mampu menjangkau masyarakat lebih luas.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Jatmiko mengatakan, akan menggandeng perusahaan tranportasi online, angkutan kota, maupun angkutan desa, untuk mengintegrasikan layanan transportasi tersebut.
“Sehingga, melalui halte yang tersedia, masyarakat tidak bingung melanjutkan perjalanannya,” jelasnya, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Sabtu (22/11/2025).
Arief melanjutkan, dengan mengintegrasikan layanan tersebut, masyarakat lebih mudah mengakses transportasi dari dekat rumah mereka.
“Nantinya masyarakat tidak bingung kalau ingin berangkat dari rumah, ada angkutan terdekat,” jelasnya.
Saat ini Bus Trans Jateng sudah beroperasi di tujuh koridor. Meliputi Semarang-Bawen, Semarang-Kendal, Purwokerto-Purbalingga, Magelang-Purworejo, Solo-Sragen, Semarang-Grobogan, dan Solo-Wonogiri.
Pihaknya juga berencana memperpanjang rute (rerouting) untuk menjangkau jalur-jalur penting yang dibutuhkan, baik pelajar maupun masyarakat umum. Salah satunya, perpanjangan rute jalur aglomerasi Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang.
Dishub telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengintegrasikan jalur, terutama jalur-jalur utama yang dilewati pelajar, dan masyarakat umum. (nano)
Tinggalkan Komentar