Tak Berkategori  

Pemkab Putuskan Perdes Bekonang Tidak Dikarantina, Kantor Desa Akan Ditutup

banner 468x60
Waspada Virus Corona.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Pemkab Sukoharjo memutuskan perangkat desa (Perdes) Bekonang tidak dikarantina karena terkait dengan pelayanan masyarakat. Keputusan diambil berdasarkan hasil rapid test dimana hasilnya non reaktif. Disisi lain, sesuai protokol kesehatan, kantor desa akan ditutup untuk sementara waktu dan pelayanan masyarakat akan dicarikan lokasi baru.



“Soal rekomendasi agar perangkat desa Bekonang dikarantina belum dapat laporan resmi. Tapi, kalau memang hasil rapid test non reaktif, tidak perlu karantina karena terkait dengan pelayanan masyarakat,” ujar Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, Selasa (23/6/2020).

Dikatakan Bupati, jika semua perangkat desa dikarantina, tentunya akan berimbas pada pelayanan masyarakat. Untuk itu, karena hasil rapid test non reaktif, Pemkab memutuskan perangkat desa tidak perlu menjalani karantina meski tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat. “Kalau hasil rapid test reaktif memang harus karantina langsung agar tidak terjadi kontak dengan masyarakat,” ujarnya.

Sekda Sukoharjo, Agus Santosa juga mengatakan hal senada. Menurutnya, karena hasil rapid non reaktif, maka tidak perlu karantina. “Kalau secara medis dan protokol kesehatan memang karantina, tapi karena berhubungan dengan pemerintahan, perangkat tetap melayani masyarakat dengan catatan protokol kesehatan dilakukan secara ketat,” tandasnya.

Hanya saja, ujar Sekda, sesuai dengan protokol kesehatan, Kantor Desa Bekonang akan dikosongkan. Terkait tempat pengganti sementara, Sekda mengaku sudah memerintahkan camat untuk mencari tempat pengganti sementara untuk kantor pemerintahan desa. Jadi, ujar Sekda, Kantor Desa Bekonang akan ditutup sementara waktu dan pelayanan masyarakat akan dipindah ke lokasi baru.

Seperti diketahui Kades Bekonang diketahui positif corona dan dirawat di rumah sakit. Gugus tugas sendiri sudah melalukan rapid test pada kontak erat keluarga, perangkat desa, dan juga Muspika Mojolaban. Pasalnya, sebelumnya kades mengikuti rapat dengan semua kades se-Kecamatan Mojolaban dan juga Muspida serta jajaran KUA. Dari 29 orang yang mengikuti rapid test, semuanya non reaktif. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *