Sukoharjonews.com (Weru) – Pemkab Sukoharjo berencana membangun ulang Bendungan Siluwur di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru. Pembangunan ulang dibutuhkan karena saat ini bendungan yang ada justru memicu menumpuknya sampah sehingga menyebabkan banjir.
Selain Bendungan Siluwur, satu lagi bendungan di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, yakni Bendungan Pilang juga masuk daftar pembangunan ulang. Pembangunan ulang dua bendungan tersebut membutuhkan anggaran besar. Untuk mengatasi masalah anggaran tersebut, Pemkab Sukoharjo dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengajukan proposal ke pemerintah pusat.
“Kami berusaha mengajukan ke pemerintah pusat untuk pembangunan ulang Bendungan Siluwur dan Bendungan Pilang di Kecamatan Weru,” ujar Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo, Sabtu (5/8/2023).
Dikatakan Bowo, saat ini kedua bendungan memang sudah ada, namun dibutuhkan perbaikan karena sudah rusak dan justru menghambat aliran air karena tumpukan sampah yang ada di bendungan.
“Desain sudah jadi. Sudah siap untuk dua bendungan semua berada di wilayah Kecamatan Weru yakni Bendungan Siluwur di Desa Tegalsari dan Bendungan Pilang di Desa Karangwuni. Tidak hanya satu tapi dua bendungan sekaligus desainnya siap,” ujar Bowo.
DPUPR Sukoharjo sendiri sudah menyelesaikan desain dua bendungan baik Bendungan Siluwur dan Bendungan Pilang pada akhir tahun 2022 lalu. Bowo mengaku desain dua bendungan yang dikerjakan DPUPR Sukoharjo secara umum menggunakan model bendung mercu. Model tersebut dipilih agar fungsi pengambilan air masih dapat berfungsi normal seperti sebelumnya.
“Nanti sekaligus dilakukan pengerukan sedimentasi. Tapi untuk pembangunan belum tahun ini karena anggarannya belum ada, baru kami usahakan ke pusat,” tambahnya. (nano)
Tinggalkan Komentar