Pembangunan Tol IKN Seksi 3A Dipercepat untuk Mendukung Konektivitas Berkelanjutan

banner 468x60
Brantas Abipraya selesaikan pembangunan Tol IKN Seksi 3A lebih cepat dari target. Infrastruktur ini jadi penopang konektivitas IKN dan pendorong ekonomi berkelanjutan. (Foto: Dok Brantas Abipraya)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Pembangunan Jalan tol IKN Seksi 3A dipercepat oleh PT Brantas Abipraya (Persero). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelesaian pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 3A (Karangjoang-Kariangau) sepanjang 9,275 kilometer yang rampung lebih cepat dari jadwal awal Desember 2025 dan saat ini sudah memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO).

“Penyelesaian Tol IKN Seksi 3A lebih cepat dari target, hal ini menunjukkan kesiapan kami dalam menghadirkan infrastruktur yang andal untuk memperkuat konektivitas menuju IKN sebagai ibu kota masa depan” ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, dikutip dari laman KabarBUMN< Minggu (14/9/2025). Tol Seksi 3A ini dibangun dengan tiga jalur selebar 1,095 meter serta dilengkapi tiga jembatan yang membentang di atas Sungai Wain sepanjang ±1.135 meter, empat overpass, dan satu underpass. Dari panjang totalnya, sekitar 4,010 meter berbentuk elevated dan 4,170 meter dibangun at grade. Keistimewaan lain dari tol ini adalah menjadi yang pertama di Indonesia dengan tiga kali menyeberangi sungai berkelok yang dilalui tongkang, sebuah tantangan konstruksi yang berhasil dijawab melalui teknologi modern. Kehadiran jalan tol ini membuat perjalanan dari Balikpapan ke kawasan inti IKN lebih efisien, dari sebelumnya membutuhkan waktu 2-3 jam kini hanya sekitar 1 jam.

Infrastruktur strategis ini diyakini akan meningkatkan mobilitas masyarakat, aparatur negara, serta arus logistik, sekaligus menjadi pendorong transformasi IKN menuju kota modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Setelah PHO, Tol IKN Seksi 3A akan memasuki tahap pemeliharaan selama 720 hari sebelum benar-benar beroperasi penuh. Pembangunan tol IKN dari Seksi 1A hingga 6C sendiri ditargetkan tersambung pada 2028, sebuah langkah penting yang akan memperkuat konektivitas IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

“Kami optimistis seluruh seksi tol IKN tersambung pada 2028 dan menjadi penopang utama konektivitas menuju ibu kota masa depan Indonesia”, ujar Dian.

Selain Tol 3A, Brantas Abipraya juga menggarap beberapa proyek strategis lainnya di kawasan IKN. Proyek tersebut antara lain Tol IKN Seksi 6B (Outer Ring Road) yang menghubungkan KKT Kariangau dengan Simpang ITCI, serta sejumlah ruas jalan di kawasan inti pemerintahan yang mendukung akses menuju Istana Presiden, kantor kementerian, hingga fasilitas publik.

Dengan capaian ini, Brantas Abipraya menegaskan posisinya sebagai BUMN konstruksi yang ahli dalam pembangunan infrastruktur strategis, sekaligus mendukung realisasi Asta Cita Presiden untuk pemerataan pembangunan, keberlanjutan, dan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Ke depannya, Brantas Abipraya akan terus menghadirkan karya konstruksi terbaiknya untuk mendukung pembangunan IKN yang berkelanjutan, modern, dan ramah lingkungan.”

“Kami optimistis infrastruktur yang kami bangun akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional”, tambah Dian. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *