Sukoharjonews.com (Palembang) – Dalam upaya untuk mengurai kemacetan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membangun Flyover Sekip Ujung. Flyover tersebut dibangun dengan panjang 660 meter dan ditargetkan selesai Februari 2024.
“Kalau sesuai kontrak April 2024, tapi diharapkan bisa selesai pada Februari 2024 atau lebih cepat dari target. Rencana Soft Launching awal Februari 2024. PT. Waskita Karya harus bisa,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dilansir dari laman Kemenpupr, Selasa (15/8/2023).
Menteri Basuki mengatakan, pembangunan flyover ini jadi kunci untuk mengurai kemacetan. Dengan lalu lintas yang semakin lancar, diharapkan akan mempernudah pergerakan orang dan barang, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan infrastruktur jembatan, flyover dan underpass akan memperlancar konektivitas dan aksesibilitas lalu lintas. Di samping itu akan memberikan alternatif bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomian,” kata Basuki.
Flyover Sekip Ujung dibangun sejak Juni 2022 untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan Basuki Rahmad-Jalan R. Sukamto dan ruas Jalan Amphibi-Jalan Angkatan 66, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Pembangunan Flyover Sekip Ujung memiliki panjang 660 meter, terdiri dari 190 meter (jembatan), 160 meter (oprit sisi Jalan Basuki Rahmad), dan 310 meter (oprit sisi Jalan R.Sukamto).
Pekerjaan fisik flyover dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga dengan kontraktor PT. Waskita Karya dan PT. Kencana (KSO) dengan dana yang bersumber dari Surat Berharga Syariat Negara senilai Rp152 miliar.Berdasarkan data, hingga saat ini progres fisiknya mencapai 46,39%.
Pada flyover Sekip ini juga akan dilakukan beautifikasi ornamen bangunan dengan mengedepankan seni dan budaya lokal sehingga dapat memperindah wajah Kota Palembang. (nano)
Tinggalkan Komentar