Pelatihan Dasar CPNS Ditutup, Dari 240 Peserta Ada Satu Orang Tidak Lulus

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, secara simbolis melepas tanpda peserta Latsar dan menyerahkan surat keterangan kelulusan Latsardi Pendopo GSP, Selasa (21/12/2021).

Sukoharjonews.com (Bendosari) – Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan 2 dan 3 pola kerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Tengah resmi ditutup. Pentupan dilakukan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Selasa (21/12/2201). Dari total 240 peserta Latsar, tercatat satu orang peserta dinyatakan tidak lulus.


Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Sukoharjo, Sumini, mengatakan bahwa Latsar CPNS golongan 2 dan 3 tersebut awalnya diikuti 240 peserta. Namun, ada satu orang peserta mengundurkan diri sebagai CPNS sehingga keikutsertaanya dalam Latsar dinyatakan tidak lulus.

“Latsar CPNS golongan 2 dan 3 ini dibagi dalam enam angkatan yang dimulai pada 5 April hingga 12 Desember 2021,” jelasnya.

Terkait satu orang yang tidak lulus tersebut, Sumini mengaku yang bersangkutan sempat mengikuti Latsar selama satu minggu. Namun, selanjutnya yang bersangkutan tidak masuk karena mengundurkan diri sebagai CPNS. “Karena sudah tercatat sebagai peserta Latsar, maka dinyatakan tidak lulus. Jadi, sati 240 orang peserta, hanya 139 yang lulus,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, mengatakan untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas dan mumpuni, harus dimulai dari perekrutan dan pembentukan serta pembinaan yang tepat. CPNS wajib menjalani masa percobaan yang dilaksanakan melalui proses pelatihan terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat, motivasi nasionalisme, dan kebangsaan.

“Latsar yang memadukan pembelajaran klasikal dan non-klasikal di tempat pelatihan dan di tempat kerja sehingga memungkinkan peserta mampu menginternalisasi, menerapkan, dan mengaktualisasikan, serta membuatnya menjadi kebiasaan sehingga terpatri dalam diri sebagai karakter PNS yang profesional,” terang Etik.

Dengan berakhirnya Latsar ini, lanjut Etik, peserta telah memenuhi salah satu persyaratan untuk diangkat sebagai PNS. Untuk itu, Etik berharap para CPNS benar-benar menjiwai dan mencintai tugas sebagai PNS dan harus memiliki kesadaran dan komitmen moral tang tinggi sehingga dapat melaksanakan tygas dan tanggung jawab serta kewajiban sebagai PNS sesuai tupoksi masing-masing.

Bupati juga berharap setiap ASN tidak hanya memiliki kecerdasan, namun juga harus menjunjung tiunggi integritas yang diimplementasikan dan dilaksanakan dalam pelaksanaan tugas keseharian sebagai seorang ASN. (erlano putra)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar