Sukoharjonews.com – Platform laptop berbasis Android dari Google akhirnya mulai dipasarkan. Empat bulan setelah mengonfirmasi pengembangan alternatif Chromebook berbasis Android—dan hanya beberapa hari setelah bocoran gambar render Lenovo memberikan gambaran awal—Google bersama lima mitra perangkat keras telah membuka pemesanan awal (pre-order) untuk perangkat Googlebook pertama. Perangkat ini sudah bisa dipesan sekarang, dengan penjualan resmi dimulai pada 4 Oktober.
Dilansir dari Gizmochina, Senin (28/9/2026), Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo masing-masing menghadirkan satu model, dengan harga berkisar antara USD899 hingga USD1.299 atau Rp16 jutaan hingga Rp23,2 jutaan. Jajaran produk ini mencakup berbagai jenis perangkat, mulai dari model 2-in-1 hingga laptop berukuran 15,3 inci, sehingga memberikan beragam pilihan perangkat keras bagi pembeli.
Setiap Googlebook dilengkapi dengan langganan Google AI Pro selama 12 bulan dan penyimpanan cloud sebesar 5TB. Pembeli juga mendapatkan akses gratis selama tiga bulan untuk YouTube Premium, Photoshop, dan CapCut. Google menyatakan bahwa Googlebook akan menerima pembaruan sistem hingga 10 tahun.
Perangkat keras Googlebook
Acer Googlebook 14 adalah satu-satunya model 2-in-1 dalam jajaran peluncuran ini, dengan harga mulai dari USD899 atau Rp16 jutaan. Acer telah memperingatkan bahwa harga peluncuran dapat meningkat jika kelangkaan memori terus menyebabkan kenaikan biaya komponen. Perangkat ini memiliki layar sentuh OLED 2,8K berukuran 14 inci, prosesor Intel Core Ultra 5 atau Ultra 7, serta daya tahan baterai yang diklaim mencapai 16 jam.
ASUS Googlebook 14 dibanderol dengan harga USD1.299 atau Rp23,2 jutaan. Model ini memiliki jumlah port terbanyak di antara model-model peluncuran lainnya dan beratnya hanya 1,0 kg, menjadikannya pilihan paling ringan dalam jajaran produk ini.
Dell XPS Googlebook menggunakan prosesor Snapdragon X Elite dan mengadopsi desain yang sangat mirip dengan XPS 13, termasuk sentuhan akhir (finishing) yang berkilau. Konektivitasnya terbatas pada dua port USB-C. HP juga menggunakan Snapdragon X Elite dan menawarkan penyimpanan hingga 1TB, yang merupakan opsi penyimpanan terbesar di antara model-model yang diluncurkan. Perangkat ini juga mendukung pembukaan kunci menggunakan wajah maupun sidik jari.
Googlebook dari Lenovo memiliki layar terbesar dengan ukuran 15,3 inci dan merupakan satu-satunya model yang tersedia dengan pilihan warna putih.
Sistem operasi Googlebook dan fitur Gemini
Sistem operasi Googlebook menggabungkan elemen-elemen Android dan ChromeOS, dengan Gemini yang terintegrasi ke dalam berbagai aspek pengalaman pengguna.
Salah satu fitur utamanya adalah Magic Pointer. Saat Anda mengarahkan kursor ke suatu objek di layar, Gemini dapat memberikan saran berdasarkan apa yang sedang Anda lihat. Anda kemudian dapat menindaklanjuti saran tersebut dan membuka jendela obrolan untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Google juga menggunakan model Gemini Nano v3 yang lebih ringkas dan berjalan langsung di perangkat (on-device) untuk keperluan pencarian file. Alih-alih mengirim file ke cloud, model ini mampu meringkas konten secara lokal di dalam laptop. Google telah menerapkan pendekatan serupa pada perangkat seluler seperti OnePlus 13.
Fitur-fitur Googlebook
Integrasi Android merupakan bagian penting lainnya dari sistem operasi Googlebook. Pengguna dapat menjalankan aplikasi ponsel Android secara langsung di laptop, mentransfer file dan foto antarperangkat tanpa melalui cloud, serta melanjutkan pekerjaan di berbagai perangkat.
Eksekutif Google, Sameer Samat, menyatakan bahwa platform ini terutama ditujukan bagi pengguna Android, bukan untuk mereka yang ingin beralih dari MacBook. Google juga berencana menambahkan dukungan konektivitas iPhone di masa mendatang, meskipun belum memberikan jadwal pastinya. (nano)
Tinggalkan Komentar