Sukoharjonews.com – Acer memanfaatkan IFA 2025 untuk memamerkan jajaran perangkat keras gaming Predator terbarunya, yang utamanya adalah PC desktop Predator Orion 7000 (PO7-667) dan Predator Orion 5000 (PO5-667). Perusahaan juga memperkenalkan laptop AI Predator Helios 18P di acara yang sama, menawarkan sistem portabel dan stasioner yang dirancang untuk beban kerja AI, gaming, dan kreasi konten profesional.
Predator Orion 7000
Dikutip dari Gizmochina, Rabu 920/9/2025), Orion 7000 merupakan desktop unggulan dalam jajaran gaming Acer. Desktop ini mendukung Prosesor Intel Core Ultra 9 285K dengan NPU terintegrasi untuk akselerasi AI. Grafisnya didukung oleh GPU NVIDIA GeForce RTX 5090 yang menghasilkan 3352 AI TOPS. Sistem ini juga menyediakan akses ke NVIDIA NIM Microservices, yang memungkinkan pengembang membangun model dan asisten AI pada platform berkinerja tinggi.
Dengan RAM DDR5 7200 MT/s XMP RGB hingga 128 GB dan penyimpanan SSD PCIe Gen 5 hingga 6 TB, pengguna dapat menjalankan game berat dan beban kerja profesional dengan latensi minimal. Dukungan HDD tambahan menawarkan kapasitas hingga 4 TB. Jaringannya mencakup Killer E3100G Ethernet dan Wi-Fi 7, dengan Thunderbolt 4 untuk konektivitas perangkat eksternal.
Manajemen termal ditangani oleh pendingin cair CPU 360 mm dan sistem Predator CycloneX 360, yang meningkatkan efisiensi pendinginan hingga 15% dan menurunkan suhu motherboard hingga 9°C. Desktop ini menggunakan sasis kaca tempered 45L yang sesuai dengan standar EMI dengan pencahayaan ARGB Pulsar dan terbuat dari 65% plastik daur ulang pascakonsumen.
Predator Orion 5000
Orion 5000 menawarkan konfigurasi yang lebih mudah diakses tanpa mengorbankan performa. Ditenagai oleh Prosesor Intel Core Ultra 7 265F dan GPU NVIDIA GeForce RTX 5080 yang menghasilkan 1801 AI TOPS. Seperti Orion 7000, desktop ini mendukung RAM DDR5 hingga 128 GB dan menawarkan penyimpanan fleksibel dengan SSD hingga 2 TB dan HDD 4 TB.
Pendinginan disediakan oleh sistem kipas Predator CycloneX 360 ARGB dan kipas CPU 120 mm. Konektivitasnya mencakup Ethernet Killer E3100G, Wi-Fi 7, dan beberapa port USB.
Ketersediaan
Kedua PC desktop ini akan tersedia di EMEA pada kuartal pertama 2026, dengan Orion 7000 mulai dari EUR 3.999 atau Rp76,3 jutaan dan Orion 5000 mulai dari EUR 2.999 atau Rp57,2 jutaan. Di Australia, harga masing-masing mulai dari AUD 8.199 dan AUD 4.999 atau Rp88,1 jutaan dan Rp53,7 jutaan. (nano)
Tinggalkan Komentar