Sukoharjonews.com – Pawai pembangunan dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-80 RI di Kabupaten Sukoharjo berjalan semarak. Sepanjang rute pawai dari Patung Jamu Bulakrejo hingga Alun-alun Satya Negara dipenuhi dengan warga yang ingin menyaksikan pawai tahunan tersebut, Sabtu (23/8/2025).
Start pawai pembangunan tersebut dibagi dua dimana untuk pejalan kaki dan mobil hias Organisasi Pemkab Sukoharjo (OPD) dari kompleks Kantor Pemkab, sedangkan peserta dari masyarakat umum dari Bulakrejo.
Untuk panggung kehormatan sendiri, tahun ini didirikan disebelah barat proliman seperti tahun 2024 lalu. Pawai sendiri diawali dengan Tim Purnapaskibraka disusul Marching Band.
Setelah itu, penampilan mobil hias menjadi daya tarik tersendiri karena setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, dan lainnya menampilkan mobil hias dengan beragam tema. Pawai sendiri dimulai pukul 12.30 WIB.
Setelah rombongan marching band, peserta dari TNI/Polri melintas yang kemudian diikuti peserta mobil hias. Peserta mobil hias tahun ini terlihat lebih tertata seperti tahun lalu. Setelah itu, rombongan kecamatan menggunakan truk trailer dengan musik kencang bergiliran melintas.
Pawai pembangunan sendiri berlangsung disambut antusiasme masyarakat. Di sepanjang rute kirab, warga terlihat memenuhi sisi jalan. Bahkan, di sejumlah titik, banyak warga yang merangsek hingga bahu jalan. Momen tersebut juga digunakan untuk foto dengan peserta.
Sedangkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan pejabat Forkopimda seperti Kapolres, Dandim, Ketua DPRD serta para pejabat Pemkab Sukoharjo terlihat berada di atas panggung kehormatan.
Sejumlah peserta pun memberikan penampilan di depan panggung kehormatan khususnya marching band, dan peserta lainnya.
Terkait pawai pembangunan khususnya mobil hias, Kabag Prokopim Setda Pemkab Sukoharjo, Wisnu Pramudya mengaku untuk tahun ini memang dilakukan pengaturan khusus agar lebih tertata dan rapi.
“Pemisahan ini sudah dimulai tahun 2024 lalu dimana start mobil hias dipisah dengan peserta umum sehigga mobil hias dari OPD bisa berurutan, tidak terpisah-pisah,” ujarnya.
Disisi lain, selama pawai berlangsung, jalan Jenderal Sudirman dan beberapa ruas jalan lain ditutup dan dialihkan hingga pawai selesai. (nano)
Tinggalkan Komentar