Panduan Defisit Kalori untuk Membantu Penurunan Berat Badan

Tips defisit kalori.(Foto: alfkr)

Sukoharjonews.com – Kalori adalah sumber energi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas sehari-hari. Asupan kalori berasal dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Namun, jika jumlah kalori yang masuk ke tubuh terlalu banyak, hal ini bisa menyebabkan kenaikan berat badan, bahkan obesitas. Untuk mengatasinya, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan defisit kalori.

Dilansir dari Siloam Hospital, Kamis (3/4/2025), defisit kalori adalah metode diet yang cukup populer. Prinsipnya adalah mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari. Jika dilakukan secara rutin dan konsisten, cara ini terbukti efektif dalam membantu menurunkan berat badan.

Sebagai contoh, jika seseorang memiliki kebutuhan harian sebesar 1800 kalori, lalu ia hanya mengonsumsi 1500 kalori, maka ia telah melakukan defisit kalori sebanyak 300 kalori per hari. Tubuh secara alami akan membakar kalori untuk mendapatkan energi. Saat terjadi defisit kalori, tubuh akan mencari sumber energi lain, yaitu lemak yang tersimpan di berbagai bagian tubuh seperti perut, paha, dan pinggul. Proses pembakaran lemak inilah yang berperan dalam penurunan berat badan.

Agar hasilnya lebih maksimal dan tetap sehat, jumlah kalori yang dikurangi sebaiknya sekitar 500–750 kalori per hari. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menerapkan defisit kalori dengan baik:

1. Kurangi Konsumsi Karbohidrat Sederhana
Mengurangi asupan karbohidrat sederhana seperti nasi putih dan roti tawar dapat membantu mengontrol kadar gula darah serta mengurangi rasa lapar. Sebagai gantinya, pilih sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, dan kacang-kacangan yang lebih baik untuk tubuh.

2. Hindari Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji biasanya mengandung banyak kalori, garam, lemak jenuh, dan karbohidrat sederhana yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi makanan ini dan pilih makanan yang lebih sehat.

3. Rutin Berolahraga
Selain mengurangi asupan kalori, olahraga juga penting untuk membakar kalori dalam tubuh. Kombinasi diet defisit kalori dan olahraga akan memberikan hasil yang lebih efektif dalam menurunkan berat badan. Beberapa jenis olahraga yang bisa dicoba antara lain yoga, lompat tali, pilates, jalan kaki, dan aerobik.

4. Perbanyak Konsumsi Serat dan Protein
Makanan tinggi serat dan protein dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga bisa mengurangi keinginan untuk makan secara berlebihan. Sumber serat yang baik termasuk buah dan sayuran, sedangkan sumber protein sehat bisa didapatkan dari tahu, tempe, telur, serta daging tanpa lemak.

Dengan menerapkan pola makan yang sehat dan menjaga keseimbangan kalori, defisit kalori dapat menjadi cara yang efektif dan aman untuk mencapai berat badan yang ideal.(patrisia argi)

Tinggalkan Komentar