Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Jumlah orang tanpa gejala (OTG) Corona terus naik signifikan per 3 Mei ini. Saat ini, total OTG Corona sudah mencapai 311 orang atau naik 27 kasus karena data sebelumnya baru mencapai 284 orang. Dari 311orang tersebut, OTG yang selesai masa pemantauan baru 38 orang. Tambahan 27 OTG baru berasal dari Kecamatan Mojolaban. Saat ini, jumlah OTG di Mojolaban tertinggi di Sukoharjo dengan 113 orang.
Berdasarkan data dari website www.corona.sukoharjokab.go.id, secara kumulatif, 311 OTG tersebut tersebar di 10 Kecamatan dimana hanya Kecamatan Weru dan Tawangsari yang masih terbebas dari OTG. Setelah Mojolaban dengan 113 OTG, disusul Kecamatan Baki 78 orang, Kecamatan Grogol 64 orang (37 selesai pemantauan), Kartasura 31 orang, Nguter 12 orang, Kecamatan Bulu empat orang, Kecamatan Gatak empat orang, Sukoharjo dua orang, Polokarto dua orang, dan Bendosari satu orang (1 selesai pemantauan)
“OTG baru ini merupakan hasil penelusuran kontak erat dengan orang terkonfirmasi positif Corona. Sete;ah diketahui langsung diminta menjalani isolasi mandiri,” terang Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu, 3/5/2020).
Seperti diketahui, OTG didefinisikan sebagai seseorang yang tidak bergejala dan memiliki risiko tertular dari orang konfirmasi Corona. OTG merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi Corona. Kontak erat sendiri adalah orang yang melakukan kontak fisik atau berada dalam ruangan atau berkunjung dalam radius saru meter dengan kasus pasien dalam pengawasan atau positif Corona dalam dua haru sebelum kasus timbul gejala dan hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar