
Sukoharjonews.com – Lanskap e-bike terus berkembang, dan perusahaan Belanda Ostrichoo berada di garis depan dalam inovasi ini. Untuk beralih dari baterai litium tradisional, Ostrichoo memanfaatkan kekuatan superkapasitor untuk memberi energi pada rangkaian sepeda listriknya. Pergeseran ini bukan hanya perubahan teknis – ini adalah perubahan besar dalam cara kita berpikir tentang efisiensi dan keberlanjutan e-bike.
Dilansir dari Gizmochina, Sabtu (30/12/2023), superkapasitor, meskipun bukan penemuan baru, menawarkan keunggulan berbeda dibandingkan baterai lithium biasa yang digunakan di sebagian besar kendaraan listrik, termasuk e-bike. Mereka menonjol karena kemampuannya mengisi dan melepaskan energi dengan cepat.
Fitur ini memberikan manfaat praktis bagi pengendara e-bike, seperti semburan tenaga yang cepat – ideal untuk melewati tanjakan yang curam – dan waktu pengisian ulang yang sangat cepat. Bayangkan mengisi ulang sebagian besar daya sepeda Anda dalam waktu yang diperlukan untuk menikmati rehat kopi!
Keuntungan signifikan lainnya dari superkapasitor adalah keunggulan lingkungannya. Terbuat dari bahan seperti aluminium dan batu bara, bahan ini memerlukan lebih sedikit logam tanah jarang, menjadikannya pilihan yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, sepeda elektronik Ostrichoo memiliki masa pakai 2.200 siklus pengisian daya yang mengesankan, hampir dua kali lipat dari model bertenaga baterai litium standar.
Tentu saja, setiap inovasi mempunyai konsekuensinya masing-masing. Sepeda bertenaga superkapasitor seperti dari Ostrichoo menawarkan jangkauan yang lebih pendek – sekitar 70 kilometer sekali pengisian daya. Namun, hal ini diimbangi dengan kemampuan pengisian cepatnya, dengan Ostrichoo mengklaim pengisian daya hingga 80% hanya dalam delapan menit menggunakan pengisi daya khusus.
Lini produk Ostrichoo menunjukkan komitmennya terhadap keserbagunaan dan aksesibilitas dalam mobilitas elektronik. Dari Nero e-MTB yang tangguh, dengan harga terjangkau 1.199 Euro atau Rp20,4 jutaan, hingga Caesar premium yang berfokus pada perkotaan dengan jangkauan 120 kilometer, selalu ada model untuk setiap jenis pengendara.
Sepeda ini bukan hanya kendaraan; hal ini merupakan bukti nyata dari perkembangan hubungan antara teknologi, keberlanjutan, dan lanskap perkotaan kita. (nano)



Facebook Comments