Oppo A7 Pro Max Meluncur Global dengan Baterai 10.000mAh, Pengisian daya 80W, dan Fitur Breathing Light

Oppo A7 Pro Max global. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Oppo diam-diam memperluas jangkauan salah satu ponsel kelas menengahnya yang menarik ke luar China. Oppo A7 Pro Max 5G pertama kali muncul di China pada Agustus 2026, dan kini telah diluncurkan di Austria, Malaysia, serta Thailand. Jika Anda tipe orang yang malas mencari pengisi daya setiap beberapa jam, ponsel ini layak untuk dilirik.

Dilansir dari Gizmochina, Sabtu (26/9/2026), sorotan utamanya adalah baterai: kapasitas jumbo 10.000mAh. Ini termasuk salah satu yang terbesar yang bisa Anda temukan pada ponsel arus utama saat ini.

Ponsel ini juga mendukung pengisian daya kabel 80W (sehingga pengisian penuh memakan waktu sekitar 90 menit dalam kondisi ideal) dan pengisian daya balik (reverse charging) 27W, yang berarti Anda bisa menggunakannya untuk mengisi daya perangkat lain dalam keadaan darurat. Oppo menggunakan teknologi baterai silikon-karbon yang seharusnya lebih awet seiring waktu dan mampu mempertahankan kapasitas lebih baik setelah melalui banyak siklus pengisian daya.

Spesifikasi lainnya merupakan standar kelas menengah yang solid. Anda mendapatkan layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 2.772 × 1.272 dengan “refresh rate” 120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 1.800 nit, sehingga visibilitas di luar ruangan seharusnya cukup baik.

Di bagian dalam, ponsel ini ditenagai oleh Snapdragon 4 Gen 5 (4nm) dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 3.1. Sektor kameranya tergolong lebih sederhana: sensor utama 50MP dengan OIS, kamera sekunder monokrom 2MP di bagian belakang, serta kamera swafoto 50MP. Perekaman video maksimal pada resolusi 1080p/30fps, baik untuk kamera depan maupun belakang.

Meskipun spesifikasi kameranya tidak terlalu istimewa, modul kamera yang mirip dengan Xiaomi Mix Fold 4 serta fitur “Breathing Light” (lampu indikator yang menyala-redup) yang berwarna-warni membuat tampilan ponsel ini terlihat menonjol.

Ponsel ini dilengkapi dengan sertifikasi ketahanan air dan debu IP69K, sensor sidik jari optik di bawah layar, serta NFC. Sistem operasinya menggunakan ColorOS 16 berbasis Android 16. Walaupun memiliki baterai berkapasitas besar, ukurannya tidak terasa bongsor: dimensinya sekitar 163 × 78 × 8,6 mm dengan bobot sekitar 224 gram.

Harga bervariasi tergantung wilayah pasar. Di Austria, model 6GB/256GB dibanderol seharga €599 atau Rp12,2 jutaan. Sementara itu, Malaysia dan Thailand mendapatkan versi 8GB/256GB dengan harga masing-masing MYR 2.299 atau Rp10 jutaan dan THB 19.999 atau Rp10,7 jutaan. Pilihan warnanya adalah Surfing Blue dan Lunar Black. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar