OpenAI telah Mengajukan Permohonan Merek Dagang GPT-6 dan 7 di China

OpenAI. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonws.com – OpenAI, perusahaan kecerdasan buatan terkenal yang berbasis di AS, baru-baru ini menjadi berita utama dengan mengajukan merek dagang untuk GPT-6 dan GPT-7 di China. Perusahaan sedang mencoba yang terbaik untuk mengembangkan teknologi AI generatifnya.

Dilansir dari Gizmochina, Selasa (5/12/2023), meskipun tidak menawarkan layanannya di Tiongkok, termasuk Hong Kong, pendekatan proaktif perusahaan dalam mengamankan merek dagang di negara tersebut menggarisbawahi prospek global dan pandangan ke depan dalam industri AI yang bergerak cepat.

Permohonan untuk GPT-6 dan GPT-7 masih dalam peninjauan, yang menggambarkan komitmen kuat OpenAI untuk meningkatkan model bahasa besar (LLM). Model-model ini, termasuk ChatGPT yang revolusioner, berada di garis depan AI, mampu memahami dan menghasilkan bahasa mirip manusia.

Versi sebelumnya, GPT-3.5, telah menetapkan standar tinggi dengan 175 miliar parameter, sementara GPT-4 dilaporkan memiliki lebih dari 1 triliun parameter, meskipun OpenAI belum mengonfirmasi angka ini.

Kepala eksekutif perusahaan, Sam Altman, menyebutkan pekerjaan yang sedang berlangsung pada GPT-5 dan upaya mendapatkan pendanaan tambahan dari Microsoft untuk pengembangan penelitian. Hal ini mencerminkan dorongan OpenAI yang tiada henti terhadap inovasi dalam AI, meskipun ada tantangan seperti pemecatan sementara dan kembalinya Altman sebagai CEO.

Kontroversi seputar penghapusan singkat Altman mengarah pada perdebatan internal mengenai implikasi etis dan potensi risiko pengembangan AI yang kuat.

Penerapan kembali Altman dan penekanan selanjutnya pada kemajuan penelitian sambil berinvestasi dalam langkah-langkah keselamatan menunjukkan kesadaran OpenAI akan tanggung jawab yang timbul dalam pengembangan teknologi AI mutakhir.

Pencarian terhadap kecerdasan umum buatan (AGI) tetap menjadi tujuan yang penting namun hati-hati bagi perusahaan, dengan menyeimbangkan inovasi dengan pertimbangan etis. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar