OpenAI Melatih Robot Secara Rahasia, dan Dimulai dengan Pemanggang Roti dan Pakaian

Gambar yang dihasilkan AI hanya untuk representasi. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – OpenAI telah mendirikan laboratorium robotika rahasia di San Francisco yang berfokus pada pelatihan lengan robot. Perusahaan ini mengumpulkan sejumlah besar data yang dioperasikan manusia untuk tugas-tugas rumah tangga. Robot humanoid penuh belum menjadi prioritas, tetapi fondasinya sedang diletakkan

Dikutip dari Gizmochina, Kamis(29/1/2026), OpenAI diam-diam maju ke bidang robotika, menandakan bahwa “momen robot humanoid” yang telah lama dinantikan mungkin lebih dekat dari yang diperkirakan. Meskipun robotika belum menjadi bagian dari misi inti OpenAI, perusahaan telah membangun kemampuan tahap awal di balik layar.

Pada Februari 2025, OpenAI mendirikan laboratorium robotika di San Francisco. Laboratorium tersebut sejak itu telah berkembang menjadi lebih dari empat kali ukuran aslinya dan sekarang beroperasi 24 jam sehari. Sekitar 100 pengumpul data dan setidaknya selusin insinyur robotika mengoperasikan lengan robot dari jarak jauh untuk menghasilkan data pelatihan.

Fokus utamanya adalah pada lengan robot berbiaya rendah, bukan robot humanoid sepenuhnya. Para pekerja menggunakan pengontrol cetak 3D bernama GELLO, yang secara langsung memetakan gerakan tangan manusia ke lengan robot. Robot-robot ini dilatih untuk tugas-tugas sehari-hari seperti meletakkan roti ke dalam pemanggang roti dan melipat pakaian.

Strategi OpenAI bergantung pada pengumpulan data dalam jumlah besar yang dihasilkan manusia, mirip dengan cara model bahasa awal dilatih. Para ahli mengatakan tantangan terbesar dalam robotika bukanlah algoritma, tetapi data berkualitas tinggi.

Laboratorium robotika kedua direncanakan di California, menunjukkan minat jangka panjang OpenAI. Meskipun robot humanoid sepenuhnya tetap menjadi tujuan masa depan, OpenAI terus mempersiapkan fondasi untuk mencapainya. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar