Okupansi Bed Ruang Isolasi RS Rujukan Corona Naik Dari 30% Menjadi 50%

Waspada Virus Corona.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Dalam beberapa hari terakhir terjadi kenaikan kasus positif corona baru di Sukoharjo. Kondisi tersebut membuat tingkat okupansi bed rumah sakit rujukan corona mengalami kenaikan dari sebelumnya 30% menjadi 50%. Pasalnya, dari kasus positif corona aktif saat didominasi oleh kasus yang dirawat di rumah sakit.


Sesuai update data website www.corona.sukoharjokab.go.id per 4 Juni kemarin, saat ini kasus positif corona aktif masih 449 kasus. Terdiri dari 96 orang menjalani isolasi mandiri dari 153 orang menjalani rawat inap di rumah sakit. Hal itu menunjukkan kasus positif aktif lebih banyak yang dirawat di rumah sakit.

“Ada kenaikan “bed occupancy ratio” atau BOR dimana saat ini sudah 50%. Kenaikan tersebut disebabkan adanya penambahan kasus positif corona baru,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Sabtu (5/6/2021).

Dikatakan Yunia, saat ini setiap harinya terdapat peningkatan kasus positif pada kisaran belasan sampau puluhan kasus. Meski terhitung landai, gugus tugas tetap memberikan perhatian agar tidak terjadi lonjakan kasus seperti di daerah lain.

Yunia juga mengatakan, kondisi di rumah sakit di Sukoharjo saat ini tidak terkendala baik dalam dalam penanganan kasus virus corona maupun pelayanan umum. Hal itu dikarenakan bed masih tersedia dan para tenaga kesehatan sudah mendapat vaksinasi corona.

Untuk Sukoharjo sendiri, saat ini ada 11 rumah sakit sebagai rujukan penanganan corona. Meski ada kenaikan keterisian bed, Yunia mengaku masih terkendali. Yunia mengimbau masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan prokes. (erlano putra)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar