Nubia Umumkan Smartphone Agen AI dengan Pemrosesan AI di Perangkat

Ponsel agen AI Nubia NaviX Ultra. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Nubia secara resmi meluncurkan NaviX Ultra, yang menurut mereka adalah smartphone agen AI pertama di dunia, mengabaikan fakta bahwa perusahaan China telah mendahuluinya.

Dilansir dari Gizmochina, Kamis (23/7/2026), perusahaan tersebut memperkenalkan perangkat ini di Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia (WAIC) di Shanghai setelah mendapat perhatian dari pengungkapan teaser beberapa hari sebelumnya dan pengumuman WAIC aslinya.

NaviX Ultra berjalan pada asisten seluler Doubao. Ni Fei, Wakil Presiden Senior ZTE Corporation dan Presiden Nubia, mengatakan kepada Kantor Berita CLS bahwa Doubao menghadirkan kemampuan model besar dan agen cerdas yang kuat, sementara Nubia memberikan pengalaman mendalam dalam perangkat keras, perangkat lunak, dan rekayasa produk. Ia mencatat bahwa perjalanan dari M153 ke NaviX Ultra menandai siklus lengkap pengujian teknologi dan penyempurnaan produk antara kedua perusahaan.

Nubia akan menjual ponsel ini dalam empat warna: Biru, Dream, Obsidian Black, dan Snowfield. Warna Dream memiliki lapisan pink yang serasi di seluruh bodi, termasuk housing kamera belakang.

Housing kamera itu sendiri juga berbeda dari yang biasa. Alih-alih pulau kamera melingkar yang digunakan sebagian besar pesaing, Nubia menggunakan desain strip horizontal di bagian belakang yang menampung sistem tiga kamera, termasuk lensa telefoto periskop. Di bagian depan, terdapat kamera punch-hole tunggal di tengah layar datar dengan bezel yang rata di keempat sisinya.

Bingkai samping menampung tombol AI oranye khusus yang meluncurkan asisten pintar secara instan. Nubia membangun ponsel ini berdasarkan empat tujuan: pemahaman, fungsionalitas, retensi, dan keamanan. Perangkat ini dapat memahami bahasa alami dalam berbagai situasi dan menyelesaikan tugas multi-langkah — seperti membandingkan harga, melakukan pemesanan, atau merencanakan perjalanan — dengan bekerja secara mandiri di berbagai aplikasi.

Nubia mengatakan semua pemrosesan AI utama terjadi langsung di perangkat, bukan di cloud, yang, dipadukan dengan kredensial pendaftaran AI generatif resmi, membantu menurunkan risiko kebocoran data pengguna.

Nubia belum mengumumkan harga atau tanggal rilisnya. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar