
Sukoharjonews.com – Dengan peluncuran Nintendo Switch 2 baru-baru ini, para gamer sangat gembira karena akhirnya mendapatkan penerus konsol genggam paling populer tersebut. Namun selama beberapa tahun terakhir, ada lebih banyak persaingan di pasar seperti Steam Deck. Berikut ini perbandingan singkat antara kedua konsol genggam game tersebut untuk melihat bagaimana perbandingannya.
Desain dan Bangun
Dikutip dari Gizmochina, Jumat (11/4/2025), Steam Deck dari Valve pada dasarnya adalah PC portabel, tetapi tidak seperti kebanyakan konsol genggam, konsol ini tidak didukung oleh Windows. Konsol ini memiliki beberapa spesifikasi yang kuat dan desain yang besar untuk mengakomodasi perangkat keras yang kuat. Konsol ini hadir dengan tata letak pengontrol game standar dengan dua thumbstick, D-pad, dan serangkaian tombol.
Namun, Nintendo Switch 2 melanjutkan desain unik yang ditawarkan Switch asli dengan pengontrol JoyCon yang dapat dilepas. Perangkat genggam game ini memiliki desain hibrida yang memungkinkan gamer bermain di Switch 2 dalam mode genggam atau dock. Mode dock memungkinkan peningkatan kinerja dan termal yang lebih baik. Namun, berkat kontroler yang dapat dilepas, pengguna mendapatkan akses yang lebih mudah ke co-op layar terpisah untuk game multipemain seperti Mario Kart.
Perangkat Keras
Steam Deck menggunakan AMD APU khusus, yang menggabungkan CPU Zen 2 dan GPU RDNA 2, yang memungkinkannya menjalankan berbagai game PC dengan lancar. Perangkat ini mendukung game 4K hingga 120fps, meskipun menemukan judul yang dapat mencapai angka ini sedikit lebih menantang. Steam Deck memiliki panel IPS LCD 7 inci dengan resolusi 1280x800p dan kecepatan refresh 60Hz. Ada juga varian OLED yang harganya sedikit lebih mahal. Steam Deck dapat menawarkan pengalaman PC yang lengkap, yang memungkinkan tugas-tugas di luar game seperti menjelajah web dan mengonsumsi media.

Sementara itu, Switch 2 baru dari Nintendo memiliki layar 1080p 7,9 inci dengan dukungan kecepatan refresh 120Hz. Di balik kapnya, Nintendo Switch 2 mengemas prosesor Nvidia kustom baru yang menawarkan kinerja GPU dan CPU yang lebih baik. Merek pasti dari chip ini masih belum diketahui tetapi menjanjikan kinerja yang hebat secara keseluruhan jika dibandingkan dengan model generasi pertama. Namun, salah satu peningkatan terbesar adalah dukungan VRR (kecepatan refresh variabel) dan teknologi DLSS Nvidia. Jadi Switch 2 dapat mendorong game beresolusi lebih tinggi pada kecepatan bingkai yang dapat dimainkan meskipun perangkat keras terbatas pada konsol portabel.
Harga dan Putusan
Dijadwalkan diluncurkan pada 5 Juni 2025, Switch 2 dibanderol dengan harga USD449,99 atau Rp8,3 jutaan. Namun, tarif baru-baru ini telah mempersulit strategi penetapan harga, yang berpotensi menyebabkan penyesuaian. Di sisi lain, Steam Deck telah tersedia sejak 2022 dan hadir dalam berbagai konfigurasi penyimpanan, dengan harga mulai dari USD399 atau Rp6,6 jutaan untuk model dasar.
Memilih antara Nintendo Switch 2 dan Steam Deck bergantung pada preferensi pribadi dan prioritas permainan. Jika Anda sangat tertarik dengan judul-judul eksklusif Nintendo dan lebih menyukai sistem permainan hybrid, Switch 2 adalah pilihan yang menarik. Namun, jika Anda menginginkan platform yang lebih terbuka dengan akses ke pustaka permainan PC yang luas, maka Steam Deck adalah pilihan yang tepat. (nano)



Facebook Comments