
Sukoharjonews.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamatan Nguter, Sukoharjo sukses menyelenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-V, Minggu (1/2/2026). Konferancab bertempat di Pondok Pesantren Riyadhus Solihin, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo.
Konferancab ke-V PAC GP Ansor Kecamatan Nguter mengusung tema “Berkhidmat dengan Hati, Berjuang dalam Harmoni”, yang dimaknai sebagai spirit pengabdian tulus kader Ansor dengan mengedepankan kebersamaan, kekompakan, dan harmoni dalam perjuangan organisasi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sukoharjo, Dahwan Asqolani, yang dalam sambutannya menegaskan Ansor harus terus menjaga ruh khidmah dan kekompakan kader.
“Ansor itu lahir dari khidmah. Ketika kita berkhidmat dengan hati yang ikhlas dan berjuang dalam harmoni, maka organisasi ini akan kuat, solid, dan dirasakan manfaatnya oleh umat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi PAC GP Ansor Kecamatan Nguter yang dinilai konsisten menjaga dinamika organisasi secara sehat serta mampu menghadirkan musyawarah sebagai jalan utama dalam mengambil keputusan.
Pada rangkaian sidang Konferancab ke-V, melalui musyawarah mufakat, forum menetapkan Ngilmi Multazam sebagai Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Nguter masa khidmah 2026–2029, setelah bersama calon lainnya, Triyono, secara legawa dan penuh kebesaran jiwa menyerahkan keputusan kepada forum.
Terpilihnya Sahabat Ngilmi Multazam melalui musyawarah mufakat mencerminkan kedewasaan berorganisasi serta kuatnya budaya demokrasi dan ukhuwah kader Ansor Kecamatan Nguter.
Dalam pernyataan singkatnya, Ngilmi Multazam menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk mengemban amanah organisasi.
“Amanah ini adalah tanggung jawab bersama. Saya mengajak seluruh kader Ansor Nguter untuk berkhidmat dengan hati, menjaga harmoni, dan bergerak bersama membesarkan organisasi,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya Konferancab ini, PAC GP Ansor Kecamatan Nguter diharapkan semakin solid, progresif, dan mampu menghadirkan gerakan kepemudaan yang berakar pada nilai khidmah, kebersamaan, dan perjuangan Nahdlatul Ulama (NU). (nano)















Facebook Comments