
Sukoharjonews.com – Motorola telah mengumumkan dua aksesori baru, moto pen ultra dan moto tag 2 di CES 2026. Motorola memperluas ekosistemnya dengan alat yang berfokus pada produktivitas seluler dan pelacakan barang.
Moto pen ultra
Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (17/1/2026), Moto pen ultra dirancang untuk mengubah Motorola Signature dan Motorola Razr Fold menjadi stasiun kerja portabel. Pena ini memiliki ujung ultra-halus yang mendukung penulisan, penandatanganan, menggambar, dan ekstraksi teks yang presisi.
Sensitivitas tekanan memungkinkan ketebalan garis berubah berdasarkan intensitas sentuhan, sementara deteksi kemiringan memungkinkan efek bayangan dan tekstur. Penolakan telapak tangan memastikan input yang lancar bahkan ketika tangan pengguna berada di layar.
Pena ini mencakup beberapa fitur bertenaga AI yang ditujukan untuk alur kerja sehari-hari. Quick Clip memungkinkan pengguna untuk menyorot konten di layar dan menyimpannya langsung ke catatan. Speed Share menyarankan kontak untuk berbagi dengan cepat. Sketch to Image mengubah gambar kasar menjadi visual yang lebih halus.
Fitur Circle to Search with Google memungkinkan pengguna untuk mencari objek atau teks dengan melingkarinya di layar. Toolbar akses cepat menawarkan alat seperti pemilihan kuas, pembesaran, dan penyesuaian alur kerja.
Motorola menyertakan tas jinjing dengan moto pen ultra yang juga berfungsi sebagai cadangan baterai, memungkinkan penggunaan sepanjang hari. Aksesori ini ditujukan untuk desainer, seniman, dan pengguna produktivitas yang mengutamakan perangkat seluler dan menginginkan presisi tingkat desktop pada ponsel lipat dan layar besar.
Moto pen ultra akan diluncurkan pada musim semi di seluruh Eropa, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan Asia-Pasifik. Ketersediaan di Amerika Utara akan menyusul kemudian.
Moto tag 2
Moto tag 2 adalah pelacak barang terbaru Motorola, yang menggabungkan teknologi Ultra-Wideband dan Bluetooth Channel Sounding. UWB memungkinkan pelacakan jarak dan arah yang tepat, sementara Bluetooth Channel Sounding meningkatkan akurasi lokasi di dalam ruangan. Pelacak ini terintegrasi dengan jaringan Google Find Hub, yang mencakup lebih dari satu miliar perangkat, dan membutuhkan Android 9 Pie atau lebih tinggi.

Daya tahan baterai melebihi 500 hari, dan baterai dapat diganti oleh pengguna. Tag ini memiliki peringkat IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Tombol bawaan dapat membunyikan telepon yang terhubung bahkan saat dalam mode senyap dan juga dapat digunakan sebagai rana kamera jarak jauh. Pengguna dapat berbagi lokasi tag dengan kontak yang disetujui, dengan semua data lokasi tetap terenkripsi.
Untuk keamanan, Moto Tag 2 mengirimkan peringatan jika tag yang tidak dikenal terdeteksi bergerak bersama pengguna. Akses lokasi dibatasi untuk pemilik kecuali izin eksplisit diberikan.
Harga Moto Tag 2 mulai dari €39 atau Rp766 ribuan. Produk ini akan tersedia di Eropa, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan Asia-Pasifik dalam beberapa minggu mendatang. Detail peluncuran di Amerika Utara akan dibagikan di kemudian hari. (nano)















Facebook Comments