Tak Berkategori  

Mitos Tentang Makan Kacang Tanah yang Wajib Anda Ketahui

banner 468x60
Mitos tentang kacang tanah. (Foto: gardeners world)

Sukoharjonews.com – Banyak orang yang beranggapan bahwa kalau kita makan kacang maka bisa menimbulkan jerawat karena kacang memicu hormon tertentu yang bisa menyebabkan jerawat membandel pada wajah. Sebenarnya itu adalah mitos. Penyebab timbulnya jerawat adalah karena ada minyak yang berlebih pada wajah sehingga menutupi lubang pori-pori. Jerawat bisa dicegah dan diatasi dengan selalu menjaga daya tahan tubuh dan menjaga kebersihan wajah dengan membersihkan muka menggunakan permbersih yang sesuai dengan kulit.


Kacang sering disebut-sebut sebagai pemicu timbulnya jerawat. Tidak heran, banyak orang terutama para wanita jadi ragu bila ingin makan kacang. Tapi, benarkah makan kacang bisa menyebabkan jerawat? Dikutip dari Web News Observer, pada Selasa (19/9/2023), berikut mitos tentang kacang yang wajib Anda ketahui:

1. Kacang tanah tinggi lemak
Kacang tanah memang mengandung lemak, namun tidak ada yang pernah mengatakan bahwa kacang tanah tidak sehat. Kacang tanah benar-benar menyehatkan jantung dengan kombinasi asam lemak seperti lemak tak jenuh tunggal dan ganda. Ada penelitian kuat yang mendukung fakta bahwa lemak tak jenuh tunggal dan asupan kacang-kacangan secara keseluruhan bertanggung jawab atas penurunan risiko penyakit jantung koroner.


2. Kacang tanah lebih merupakan “makanan ringan”
Kenyataannya tidak akan menyangkal fakta bahwa kacang adalah tambahan yang bagus untuk bir Anda, tetapi hanya karena kacang biasa disajikan di bar bukan berarti kacang bukan pilihan untuk camilan pasca-latihan Anda. Sebaliknya, kacang tanah mengandung protein: 7 gram protein nabati dan 170 kalori per ons.

3. Kacang lain adalah pilihan yang lebih baik daripada kacang tanah
Karena kacang tanah merupakan kacang-kacangan, maka kandungan proteinnya lebih tinggi dibandingkan kacang-kacangan lainnya. Kacang tanah kaya akan nutrisi dan terbukti merupakan sumber fosfor, magnesium, mangan, dan niasin yang baik. Ini adalah camilan sehat dengan banyak hal yang ditawarkan.


4. Kacang tanah mengandung terlalu banyak natrium
Berkeringat merupakan hal yang wajar bagi tubuh manusia. Jika Anda berolahraga dan banyak berkeringat, natrium sebenarnya baik karena merupakan elektrolit. Beberapa kacang memang kurang asin dan mengandung natrium alami di dalamnya, namun bukan berarti Anda harus mengonsumsinya secara berlebihan. Alternatif untuk mengurangi atau mengontrol konsumsi natrium adalah dengan membuat pasta kacang atau menambahkannya ke dalam salad Anda.

5. Kacang tanah bukanlah pilihan yang baik jika Anda mencoba menurunkan berat badan
Kacang tanah kaya akan protein, serat, dan lemak sehat. Ini pasti membuat Anda kenyang dan berenergi, dan karenanya, dianggap sebagai camilan penurun berat badan yang baik. Ada anggapan bahwa segala sesuatu yang rasanya enak pastinya tidak sehat. Ya, salah! Mengonsumsi kacang tanah atau selai kacang dalam porsi terkontrol saat diet dapat menghasilkan diet penurunan berat badan yang efektif.(cita septa)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *