Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Kasus kekerasan pada anak ternyata masih banyak terjadi di Sukoharjo. Kondisi ini jelas sangat memprihatinkan karena Sukoharjo sendiri sudah dinyatakan sebagai Kabupaten Layak Anak. Sesuai data yang yang ada, hingga bulan Oktober lalu, kasus kekerasan pada anak sebanyak 28 kasus. Untuk menekan angka kekerasan pada anak, Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan pada Anak (DPPKBP3A) Sukoharjo intensif melakukan sosialisasi pada masyarakat.
“Selama ini kami memberikan perlindungan pada anak-anak korban kekerasan. Sosialisasi kami galakkan untuk menekan angka kekerasan pada anak,” terang Kepala Bidang (Kabid) Kesejahteraan dan Perlindungan Anak DPPKBP3A Sukoharjo Sunarto, Selasa (11/12).
Dikatakan Sunarto, data kekerasan pada anak tersebut sudah disinkronkan dengan Polres Sukoharjo. Ada beberapa kategori terkait kasus kekerasan anak ini. Seperti pendidikan, pengasuhan anak, pornografi dan cybercrime, serta anak berhadapan dengan hukum. Selain itu, juga terkait kasus kesehatan dan napza. Sunarto juga mengaku aktif melakukan pemantauan pada anak dan perempuan di Sukoharjo.
Menurutnya, selain kekerasan pada anak, dinas juga melakukan pemantauan dan pendataan terkait kasus kekerasan pada perempuan. Biasanya, kasus kekerasan pada perempuan dalam bentuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Tahun ini ada beberapa kasus yang terjadi terkait dengan pada perempuan. Data akan terus kami update,” ujarnya.
Sunarto mengaku, selama ini dinas juga bekerjasama dengan instansi lainnya dalam melakukan pendampingan. Pasalnya, menanggani kasus kekerasan pada anak perlu kehati–hatian karena rentan terkena dampak psikologis. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar