
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Beras bantuan yang diduga dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dijual di media sosial (medsos) Facebook “SUKOHARJO MAKMUR”, Minggu (28/8/2022). Sebuah akun bernama “Eko” mengiklankan beras bantuan tersebut.
Akun “Eko” tersebut menawarkan sekarung beras di dengan caption “Di mahar mawon teseh 1 bagor niku beras bantuan”. Akun tersebut juga menyertakan sebuah foto dua karung beras yang ditumpuk. Namun, hanya satu karung yang ditawarkan.
Dalam foto tersebut bertuliskan beras istimewa Sukoharjo. Munculnya iklan yang menawarkan beras bantuan disayangkan oleh sejumlah warganet. Pasalnya, masih banyak warga yang tidak mendapatkan bantuan yang sama dan sangat membutuhkan.
Namun, ada juga warganet yang menanggapi iklan dengan meminta alamat pengiklan agar bisa membayar serta menanyakan harganya.
Terkait munculnya iklan beras bantuan yang dijual, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo, Suparmin mengatakan apa yang dilakukan akun itu menyalahi aturan. Pasalnya, pemerintah sudah berupaya membantu warga dengan memberikan bantuan berupa beras.
“Kami akan cari kalau benar dia penerima bantuan tetapi dijual, datanya akan kami coret. Karena itu sudah tidak benar,” tegas Parmin.
Seperti diketahui, beberapa hari lalu Dinsos Sukoharjo menyalurkan BPNT untuk dua bulan, yakni bulan Juni dan Juli. Warga penerima manfaat mendapatkan dua paket bantuan sekaligus dimana bantuan terdiri dari beras, telur, kacang tanah, dan ayur jipan.
Jika melihat foto tersebut, beras yang diiklankan adalah beras BPNT yang baru saja dicairkan melalui e-warung. (nano)



Facebook Comments