Tak Berkategori  

Meskipun Berbau Menyengat, Ternyata Ini Manfaat Jengkol untuk Tubuh!

banner 468x60
Manfaat jengkol. (Foto: young on top)

Sukoharjonews.com – Jengkol atau Jering dalam nama ilmiahnya disebut Archidendron pauciflorum, memang berbau menyengat namun banyak disukai banyak orang. Bahkan biji jengkol atau Jering menjadi salah satu menu favorit sebagian besar masyarakat tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Malaysia, Thailand, dan Filipina meskipun buah dari pohon yang juga bernama jengkol atau Jering ini mengeluarkan bau yang tidak sedap.


Dikutip dari Steemit, Sabtu (6/1/2024) tanaman jengkol berupa pohon dengan tinggi mencapai 10-26 meter. Buahnya berupa polong berbentuk pipih dan berbelit-belit. Warna buah jengkol tua ungu. Setelah gelap, bentuknya menjadi cembung dan buah polong di tempat yang berisi biji bertambah besar ukurannya. Setiap polong dapat berisi 5-7 biji Jengkol. Bijinya berkulit tipis dan berwarna coklat ari mengkilat.

Berikut 14 manfaat jengkol (Archidendron pauciflorum) untuk kesehatan tubuh:

1. Pembentukan Jaringan Tubuh
Kandungan protein yang tinggi pada jengkol dapat membantu pembentukan jaringan pada tubuh. Kandungan protein pada jengkol ternyata jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan kedelai.

2. Mencegah Anemia
Jengkol juga kaya akan zat besi dimana zat besi sangat berperan penting untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel darah merah dalam tubuh. Ketika tubuh kekurangan zat besi, maka produksi sel darah merah akan berkurang. Akibatnya, pasokan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan setiap sel dalam tubuh pun akan berkurang.

Pengaruh kurangnya pasokan oksigen dan nutrisi pada sel akan menurunkan fungsi/kinerja sel. Tak heran jika seseorang kekurangan zat besi, ia akan terlihat lemas, mudah lelah, dan putus asa. Nah, bagi para wanita yang sedang menstruasi mengkonumsi jengkol sangat dianjurkan agar tubuh anda tidak kekurangan zat besi akibat banyaknya darah menstruasi yang keluar dari tubuh.


3. Mencegah Tulang Rapuh / Menguatkan Tulang dan Gigi
Selain zat besi dan protein, kandungan zat lain di dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tulang. Kalsium dan fosfor dapat mencegah tulang rapuh (osteoporosis). Maka sering mengkonsumsi jengkol dengan porsi yang banyak dapat membuat tulang pada tubuh anda menjadi kuat.

4. Basmi Radikal Bebas
Jengkol mengandung beberapa vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C. Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat meningkatkan ketajaman indera penglihatan. Vitamin A dan Vitamin C juga berperan sebagai antioksidan. Manfaat antioksidan diketahui ampuh menangkal radikal bebas penyebab penyakit kanker.

5. Mengatasi penyakit jantung koroner.
Jengkol merupakan makanan yang bersifat diuretik (pembuangan urin menjadi lancar). Pembuangan air seni yang lancar sangat baik bagi penderita penyakit jantung.

6. Dapat merampingkan perut.
Jangan salah paham, jengkol juga bisa membantu merampingkan perut buncit. Kandungan serat yang tinggi dapat melancarkan BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut langsing. Salah satu penyebab perut buncitnya seseorang adalah akibat buang air besar yang tidak lancar dan tidak teratur.


7. Mencegah diabetes.
Hebatnya lagi, jengkol mampu mencegah timbulnya penyakit diabetes. Mengapa? Jengkol dalam buah merupakan zat yang tidak ditemukan pada bahan makanan lainnya. Zat tersebut dinamakan asam jengkolat. Asam jengkolat ini berbentuk kristal yang tidak larut oleh air. Karena sifat diuretik jengkol ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anda penderita gangguan ginjal. Ginjal dikhawatirkan tidak mampu menyaring asam jengkolat pada buah jengkol. Akibat ginjal tidak mampu menyaring asam jengkolat maka buang air kecil pun sulit berhenti.

8. Mengatasi masalah penyempitan pembuluh darah.
Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang mengalir menuju jantung menjadi lancar. Kandungan mineral pada jengkol ternyata mampu melebarkan pembuluh darah yang menyempit dan mencegah pembuluh darah menyempit kembali. Nah, agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya jangan memasak jengkol terlalu matang (overcooked).

9. Mengatasi sembelit pada ibu hamil.
Ibu hamil sering mengalami sembelit. Kandungan serat pada jengkol mampu mengatasi masalah sembelit. Dengan kata lain, serat pada jengkol membantu pencernaan dan buang air besar. Namun tetap jangan terlalu banyak mengkonsumsi jengkol. Makanlah jengkol sesuai jumlah yang dianjurkan.

10. Pertumbuhan tulang dan gigi pada janin masih dalam kandungan.
Jengkol juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan. Pertumbuhan tulang dan gigi bisa berjalan maksimal berkat kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi pada jengkol.


11. Jengkol mampu menstabilkan organ vital dalam tubuh.
Organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil apabila kebutuhan tubuh terpenuhi akan asam folat dan vitamin B6. Berbeda keadaannya jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6. Tak heran jika ibu hamil juga disarankan mengonsumsi makanan kaya asam folat untuk tumbuh kembang janinnya. Namun perlu diingat bahwa konsumsilah jengkol dalam jumlah sedang. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi jengkol yang berlebihan akan berdampak kurang baik bagi ginjal.

12. Mencegah cacat pada bayi.
Kandungan asam folat pada jengkol juga mampu mencegah cacat bawaan pada bayi.

13. Mengontrol kadar gula darah.
Manfaat lain dari jengkol adalah mampu mengontrol kadar gula darah sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Jengkol yang mengandung gula ‘ramah’ bagi penderita diabetes. Gula jengkol merupakan gula yang paling mudah diurai sehingga aman bagi penderita diabetes.
Berbeda dengan gula pada makanan lain seperti makanan yang mengandung karbohidrat. Gula yang mudah terurai pada jengkol kemudian akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Alhasil, stamina tubuh pun akan meningkat. Proses penguraian gula yang sempurna tidak akan menyebabkan penumpukan gula darah dalam tubuh.

14. Zat antioksidan bermanfaat menjaga kesehatan jantung.
Seperti yang sudah disebutkan di atas, jengkol mengandung antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan. Begitu pula dengan kesehatan jantung. Toksin atau racun yang ada di dalam tubuh akan sulit masuk ke dalam tubuh, terutama jantung, berkat perlindungan yang diberikan oleh zat antioksidan tersebut.

Semoga informasi mengenai manfaat jengkol bagi kesehatan bermanfaat bagi pembaca. Pastikan menjaga kesehatan tubuh dengan memperhatikan asupan nutrisi dan rutin berolahraga.(Khofifah-Mg4/cita)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *