Sukoharjonews.com – Ambrolnya talud sungai sehingga menyebabkan jalan ambles sempat viral dan dicek Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Merespon bupati, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Gatut Bayuadji pun turut datang ke lokasi, Selasa (26/8/2025) sore.
Dalam kesempatan itu, Gatut mendatangi jalan ambres di Desa Dalangan dan juga normalisasi di Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari.
“Ibu bupati kemarin sempat ke lokasi dan menyatakan membutuhkan dukungan dari balai (BBWSBS), alhamdullilah, balai sudah menerjunkan alat berat di lokasi dan sudah bekerja,” ujarnya.
Menurutnya, sebelumnya bupati berharap support dari balai karena memang sangat diperlukan sehingga balai pun langsung merespon dimana pekerjaan tersebut akan dilakukan selama 30 hari ke depan.
Rencananya, ujar Gatut, untuk di Desa Dalangan, talut yang ambrol akan diturap sepanjang 45 meter ketinggian 4 meter. Harapannya, setelah itu nanti Pemda Sukoharjo akan membangun jalan cor diatas tanggul yang ambles.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemda dan BBWSBS dan berharap nantinya dibangun portal untuk membatasi tonase yang masuk sehingga bangunan bisa berkelanjutan dengan fungsi yang lebih panjang demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Disinggung untuk kegiatan di Desa Pojok, Gatut mengaku akan melakukan upaya antisipasi dan akan melakukan rencana-rencana yang akan dilakukan. Gatut juga mengatakan akan berkolaborasi dengan Pemda sehingga bisa mempercepat kegiatan di Desa Pojok.
Gatut juga mengatakan balai akan memberikan proteksi dan juga penataan untuk pemanfaatan sempadan sungai di Desa Pojok. Hal tersebut penting karena sungai bergerak dinamis kanan dan kiri sehingga ada potensi untuk erosi dan sebagainya.
“Nanti juga kolaborasi dengan Pemda salah satunya adalah penataan zonasi untuk sempadan termasuk juga Pemda agar melengkapi dengan dokumen lingkungan,” ujarnya.
Sedangkan untuk balai sendiri akan melakukan desainnya, menyusun programnya serta pelaksanaan kontruksinya. Disinggung apakah bentuknya berupa turap atau bronjong, Gatut mengaku akan menyesuaikan kebutuhan di lapangan. (nano)
Tinggalkan Komentar