Sukoharjonews.com – Menanam makanan sendiri di taman bukanlah ide baru. Ini adalah cara penting bagi masyarakat zaman dahulu untuk mendapatkan akses terhadap makanan yang dapat diandalkan dan bergizi.
Dilansir dari Mayo Clinic, Jum’at (26/1/2024), Kebutuhan kebun sayur bervariasi dari waktu ke waktu. Berkebun semakin populer akhir-akhir ini, bahkan dengan akses makanan yang mudah dan murah di toko kelontong.
Sebuah penelitian menemukan bahwa minat berkebun meningkat selama pandemi COVID-19. Orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dan beralih ke kebun untuk terhubung dengan alam, menghilangkan stres, dan menyediakan makanan.
Selama 10 tahun, saya merawat kebun sayur dan bunga yang luas di rumah saya. Saya merasa sangat menantang dan menyenangkan menyaksikan kebun tumbuh dan berkembang.
Berikut adalah beberapa dari banyak manfaat yang saya temukan dari berkebun tanah:
Peningkatan olahraga
Hari yang sibuk di taman bisa menjadi bentuk olahraga yang baik. Saat merawat taman, Anda melakukan gerakan fungsional yang meniru latihan seluruh tubuh. Anda melakukan squat dan lunge sambil menyiangi. Membawa tas berisi mulsa dan perlengkapan lainnya melatih kelompok otot besar. Menggali, menyapu, dan menggunakan mesin pemotong rumput dapat menjadi aktivitas fisik yang intens.
Anda mungkin membakar kalori sebanyak berolahraga di gym. Jika Anda belum terbiasa dengan aktivitas seperti ini, kemungkinan besar Anda akan merasa sedikit pegal setelah seharian sibuk berkebun. Berkebun juga dapat meningkatkan keseimbangan, kekuatan, dan fleksibilitas Anda.
Aktivitas berkebun dapat dimodifikasi jika pergerakan merupakan suatu tantangan. Ada berbagai cara untuk berpartisipasi jika Anda berpikir di luar kebiasaan. Gunakan bangku kecil atau tempat tidur taman yang ditinggikan jika Anda menderita sakit punggung. Sekop atau penggaruk dapat digunakan untuk menopang lutut saat jongkok. Pot yang lebih kecil lebih ringan dan mudah dipindahkan dibandingkan pot yang besar. Belilah kantong mulsa atau tanah yang lebih kecil agar lebih mudah dibawa.
Perbaikan pola makan
Menanam dan memakan buah dan sayuran Anda sendiri dapat berdampak positif pada pola makan Anda. Tukang kebun lebih cenderung memasukkan sayuran sebagai bagian dari pola makan sehat dan seimbang. Keluarga saya makan jagung, kentang, dan salsa yang terbuat dari bahan-bahan yang ditanam di kebun kami sepanjang tahun.
Sayuran yang berbeda memiliki beragam manfaat kesehatan yang unik. Paprika mengandung capsaicin yang memiliki sifat anti inflamasi dan dapat mengurangi penyakit jantung. Tomat kaya akan vitamin C dan potasium. Mereka juga mengandung likopen, antioksidan yang dapat mengurangi risiko kanker prostat. Ubi jalar kaya akan beta karoten, antioksidan yang dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Bayam dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dan brokoli melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan.
Waktu di alam
Berada di luar ruangan baik untuk kesehatan fisik dan mental Anda. Orang cenderung bernapas lebih dalam saat berada di luar. Hal ini membantu untuk membersihkan paru-paru, meningkatkan pencernaan, meningkatkan respon kekebalan tubuh dan meningkatkan kadar oksigen dalam darah.
Menghabiskan waktu di luar ruangan telah terbukti mengurangi detak jantung dan ketegangan otot. Sinar matahari menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kadar vitamin D.
Mengurangi tingkat stres
Hampir semua bentuk olahraga dapat mengurangi stres termasuk berkebun. Telah terbukti meringankan suasana hati dan menurunkan tingkat stres dan kecemasan. Sangat menyenangkan untuk menanam, merawat, memanen, dan berbagi makanan Anda sendiri.
Rutinitas memberikan struktur pada hari-hari kita dan dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mental. Rutinitas berkebun, seperti menyiram dan menyiangi, dapat menciptakan ritme yang menenangkan untuk meredakan stres.
Setelah seharian di klinik, rutinitas saya adalah menemui keluarga saya dan kemudian menghabiskan sekitar satu jam di taman saya. Saya menemukan bahwa mencabut rumput liar dapat menjadi terapi dan menenangkan setelah hari yang melelahkan. Ini memberikan kesempatan untuk memperlambat, merencanakan, atau menyelesaikan masalah secara mental.
Koneksi sosial
Berkebun menyatukan orang dan memperkuat hubungan sosial. Komunitas berkebun kaya akan orang-orang yang bersedia berbagi keahlian, waktu, dan terkadang menanam dengan tukang kebun baru. Tukang kebun ahli adalah sukarelawan lokal yang berdedikasi untuk mendidik dan memberdayakan sesama tukang kebun. Petak kebun komunitas mempertemukan orang-orang dengan latar belakang berbeda untuk bekerja demi tujuan bersama. Banyak pertemanan berkebun dimulai dari merayakan kesuksesan atau meratapi kesalahan langkah berkebun.
Hubungan sosial penting karena membantu menurunkan stres, meningkatkan ketahanan, dan memberikan dukungan selama masa-masa sulit dalam hidup. Rasa memiliki yang kuat menurunkan risiko depresi, kecemasan, dan bunuh diri.(patrisia argi)
Tinggalkan Komentar