Tak Berkategori  

Menjalin Hubungan Keluarga yang Harmonis dan Sehat, Ini Kuncinya

banner 468x60
Tips keluarga harmonis dan sehat. (Foto: Pinterest)

Sukoharjonews.com – Memiliki keluarga yang harmonis dan sehat merupakan keinginan setiap manusia. Setiap keluarga menginginkan anak yang akan mendapatkan pengalaman hidup, ingin melindungi keluarga dari bahaya. Tetapi terkadang sebuah masalah pemicu stres datang secara tiba-tiba. Menciptakan keluarga yang harmonis dan sehat berarti tidak ada masalah, namun anggota keluarga Anda harus bisa saling bekerja sama untuk mengatasi sebuah masalah bersama-sama.


Dilansir dari Livetoknow, Senin (1/1/2024), perlu Anda pelajari dimensi keluarga harmonis dan sehat yang dapat Anda lakukan untuk memperkuat ikatan keluarga:

Dimensi Keluarga Sehat
Keluarga Anda harus bisa memiliki sebuah fungsi sehari-hari, hubungan yang kuat, dan kesehatan setiap anggota:

• Fungsi Keluarga
Agar kebutuhan dasar keluarga terpenuhi semua anggota keluarga harus bisa menjalankan fungsinya, seperti ada yang menyediakan makanan, tempat tinggal, dan pendidikan anak-anak. Kebutuhan instrumental lainnya juga diperhatikan seperti pengambilan keputusan, pengelolaan keuangan, dan menjaga disiplin.


• Hubungan interpersonal
Keluarga ya g harmonis dan sehat akan meluangkan waktu untuk saling mendengarkan dan mengkomunikasikan masalah bukan malah menyembunyikan masalah. Mereka akan memiliki interaksi positif dan ikatan yang kuat untuk mencari solusi dan memberikan dukungan emosional tang baik. Sehingga Mereka akan menyadari kebutuhan masing-masing anggota dan memberikan dukungan sekaligus menghormati batasan.

• Perilaku hidup sehat
Menjaga pola makan yang sehat, olahraga, ekspresi emosi yabg sehat, dan memiliki tujuan. Kesehatan rohani tidak melulu terfokus pada agama, hal ini berarti memiliki nilai-nilai kekeluargaan yang jelas dan setia pada nilai-nilai tersebut.


Ada beberapa komponen-komponen untuk rutinitas keluarga Anda tetap harmonis dan sehat, sebagai berikut:

– Berfungsi sebagai Tim
Setiap anggota harus memiliki bagian tugas di rumah, sebagai bentuk tanggung jawab mereka. Bentuklah aturan keluarga dan konsekuensi jika ada anggota keluarga yang melanggar. Bersikaplah adil dengan disiplin dan menerapkan pola asuh yabg otoritatif.

– Menumbuhkan Kedekatan
Rumah bukanlah sebuah bangunan dan keluarga bukanlah sebuah struktur anggota yang telah ada. Keluarga Anda pastinya ada diwaktu-waktu mengalami kekecewaan, masalah, dan kesedihan. Jadilah sebuah keluarga yang menjadi tempat berlindung dari badai kehidupan.


Perlu diperhatikan ada cara untuk menciptakan keluarga yang saling memahami satu sama lain, antara lain:

1. Makan malam bersama tanpa perangkat elektronik, agar bisa saling fokus dan mendengarkan keluh kesah keluarga.
2. Sediakan hari prioritas keluarga untuk kesenangan, atau hanya sekedar canda gurau.
3. Atur aktivitas keluarga untuk saling berinteraksi, seperti main jangan hanya sekedar menonton tv.

4. Lakukan komunikasi terbuka satu sama lain. Sehingga mereka tidak saling menghakimi, dan tidak mencoba merencanakan bagaimana Anda merespon.
5. Mengajarkan anggota keluarga untuk saling jujur dan berani dalam mengambil keputusan, jangan menghalangi mereka untuk keluar dalam mengambil keputusan yang besar.
6. Menangani sebuah konflik secara konstruktif bersama dan saling memberikan umpan balik.


Hal-hal kecil yang berupa perhatian positif akan mendorong anggota keluarga intuk mengatasi berbagai pemicu stres dengan cara yang sehat. Terkait orang tua apabila ingin menangis didepan anak-anaknya tidak menjadi masalah, agar anak-anak dapat terdorong untuk mengekspresikan emosinya juga. Carilah terapi keluarga apabila Anda sulit dalam berkomunikasi atau memahami satu sama lain. Carilah sebuah bantuan untuk mencari solusi di setiap maslaah.

Semakin Anda cepat meminta pertolongan maka akan kemungkinan kecil masalah itu menjadi lebih buruk. Memiliki keluarga yabg harmonis dan sehat tidak selalu berhubungan yang sempurna. Tapi terkadang badai kehidupan juga dapat menyadarkan dan memperkuat Anda untuk menangani tantangan dalam menjalani kehidupan bersama-sama. (myatun-mg2/nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *