Menjadi Barang Yang Sulit Dicari, Polisi Kawal Distribusi Oksigen ke Rumah Sakit

Polisi mengawal dan menyediakan armada truk untuk mendistribusikan oksigen ke rumah sakit dari distributor, Kamis, (15/7/2021).

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Beberapa waktu terakhir, keberadaan oksigen sulit didapatkan. Karena menjadi barang langka, polisi pun turun tangan dalam distribusi oksigen ke rumah sakit. Polisi memberikan pengawalan bahkan menerjunkan armada truk untuk mendistribusikan oksigen tersebut untuk memastikan oksigen sampai ke rumah sakit.




“Kami memberikan pengawalan sekaligus menerjunkan armada truk untuk distribusi oksigen ke rumah sakit,” ungkap Kasat Samapta Polres Sukoharjo, AKP Guno Tri Handoyo, Kamis (15/7/2021).

Guno menyampaikan, polisi memberikan pengawalan distribusi dari distributor oksigen PT Langgeng Oxygen yang beralamat di Jalan Brontowiryan RT 01/01 Ngabeyan, Kartasura menuju ke RS Yarsis di Jalan Ahmad Yani Pabelan, Kartasura. Menurutnya, ada 16 tabung oksigen ukuran 6 m3 yang diangkut oleh truk Dalmas ke RSIS untuk menunjang perawatan pasien.

Saat ini, seiring dengan melonjaknya kasus corona membuat ketersediaan oksigen di sejumlah rumah sakit menipis. Kondisi tersebut membuat Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melakukan pengecekan ke stasiun pengisian oksigen di PT Langgeng yang berada di Ngabeyan, Kartasura.

Pengecekan tersebut untuk memastikan kondisi, termasuk kapasitas produksi dan arus pendistribusiannya. Untuk ketersediaan oksigen di PT Langgeng sendiri kapasitas produksinya mencapai 38 tabung per setengah jam. PT Langgeng sendiri dalam sehari menyediakan 1.000 tabung dimana jumlah tersebut naik empat kali lipat.

Selama ini, PT Langgeng melayani kebutuhan oksigen untuk rumah sakit dan juga masyarakat umum dengan ukuran tabung yang lebih kecil. (erlano putra)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed