Mengintip Taman Pakujoyo Sukoharjo, Bagaimana Kondisinya Kini?

Salah satu sudut Taman Pakujoyo Sukoharjo.

Sukoharjonews.com – Taman Pakujoyo Sukoharjo yang berada di Kelurahan Gayam berdiri dan diresmikan pada tahun 2018. Artinya, sudah sekitar enam tahun taman yang ada di tengah kota tersebut berdiri. Taman ini menempati lahan sekitar 4.371 meter persegi.

Taman Pakujoyo sendiri dibangun dengan desain sebagai taman edukasi. Hal itu nampak di lokasi taman dilengkapi dengan sarana pembelajaran lalu lintas. Sarana tersebut berfungsi untuk mengenalkan peraturan dasar dan tata cara berlalu lintas.

Sarana tersebut terlihat di bagian tengah taman yang antara lain terdiri dari rambu lalu lintas, traffic light, warning light, pelican crosing, halte, zebra Cross, papan display rambu, dan lainnya.

Hingga saat ini, Taman Pakujoyo masih jadi tujuan masyarakat di sekitarnya untuk berwisata bersama keluarga. Selain dekat, masyarakat juga tidak butuh biaya besar karena untuk masuk taman tidak dipungut biaya alias gratis. Masyarakat hanya dikenakan retribusi parkir. Untuk wahana permainan yang berbayar pun tarifnya cukup terjangkau sekitar Rp10 ribuan.

Taman Pakujoyo sendiri dilengkapi sejumlah fasilitas seperti angkutan wisata Bus Tayo singkatan dari Taman Pakujoyo, wahana outbond, taman telaga buatan dan tubing. Pengunjung juga bisa menikmati permainan anak-anak, ada ayunan maupun perosotan.

“Kami selalu menekankan pada pengelola dalam hal ini Kelurahan Gayam untuk selalu menjaga kebersihan lokasi, keberadaan penghijauan agar masyarakat betah berada di taman,” ujar Camat Sukoharjo, Havid Danang PW, Minggu, 22/9/2024).

Keberadaan Taman Pakujoyo juga menarik masyarakat untuk datang, termasuk dari sekolah yang sering mengajak siswanya ke taman untuk mengenal rambu-rambu lalu lintas. Selama ini, pengelola juga rutin menggelar “Gerebeg Pakujoyo” untuk menarik minat masyarakat berkunjung ke taman.

“Saya tertarik untuk mengunjungi taman ini karena wahananya yang terjangkau dan tempatnya bersih cocok untuk anak-anak,” kata salah satu pengunjung, Anggita Wulansari.

Anggita mengaku, di Taman Pakujoyo banyak terdapat pohon besar yang rindang sehingga tidak panas. Selain itu, dengan gratis untuk masuk ke taman membuat warga banyak mengajak anak-anaknya untuk datang.

“Masih ramai hingga sekarang, apalagi kalau pas hari Minggu atau hari libur lainnya,” tambah Anggita. (mg-05/nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar