Sukoharjonews.com (Semarang) — Momen Lebaran 2026 ini terasa sedikit berbeda khususnya untuk para kepala daerah. Hal itu dikarenakan adanya efisiden anggaran yang diberlakukan oleh Pemerintah Pusat. Kepala daerah pun mengggunakan pendekatan berbeda untuk meyarakan hari kemenangan.
Seperti yang dilakukan oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi yang tidak menggelar open house besaran. Luthfi justru berlebaran anak-anak panti dan penyandang disabilitas di Wisma Perdamaian Kota Semarang.
Bagi Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga, Dahnia Eka Putri, lebaran tahun ini menjadi salah satu yang mungkin akan terus dikenang. Sebab, biasa dia merayakan idulfitri bersama teman-teman di panti asuhan, tahun ini Dahnia dapat kesempatan untuk berlebaran bersama Gubernur Ahmad Luthfi.
“Alhamdulillah, seneng banget bisa ke sini ketemu sama Pak Gubernur. Kita bisa keluar kota sekalian jalan-jalan. Seru banget, kesempatan kayak gini jarang-jarang. Akhirnya ada kesempatan untuk main ke sini dan ketemu Gubernur,” ujarnya Dahnia, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Selasa (24/3/2026).
Momen tersebut sudah dia tunggu-tunggu sejak pertengahan ramadan, tepatnya selepas acara buka bersama dengan Gubernur di Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga. Dahnia bahkan sudah mempersiapkan diri, begitu tahu dia terpilih untuk ikut berlebaran dengan gubernur.
“Siap-siapnya sudah dari tadi pagi. Semoga bisa terus ada acara kayak gini, semoga selalu diperhatikan boleh Pak Gubernur. Tapi ini saja (bisa lebaran bareng gubernur) sudah alhamdulilah sekali,” ujar siswi kelas 11 SMA Muhammadiyah Salatiga tersebut.
Selain itu, setelah Gubernur Ahmad Luthfi menepati janji untuk lebaran bersama anak panti, Dahnia juga berharap ke depan dia bisa mendapatkan beasiswa untuk kuliah sebagaimana dijanjikan oleh Gubernur.
“Aku menanti beasiswa kuliah yang kemarin diomongin Pak Gubernur waktu buka bersama. Saya mau lanjut kuliah, jadi aku menunggu beasiswa ke universitas,” harapnya dengan penuh senyuman.
Kepala Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga, Heksasari Ratna Dewi mengatakan, lebaran bersama tersebut merupakan bentuk perhatian Gubernur Ahmad Luthfi. Di mana anak-anak panti juga berharap dapat sering melakukan kegiatan bersama gubernur.
“Itu harapan anak-anak di panti, yang selama ini secara kasih sayang dan perhatian itu hanya dapat dari pengasuh dan pegawai di sana. Untuk melihat dunia luar itu sangat jarang sekali,” katanya, yang memboyong sekitar 30-an anak panti bertemu Ahmad Luthfi.
Selain luapan kebahagiaan dari anak panti, ada juga ungkapan senang dan harapan daripara penyandang disabilitas. Di antaranya datang dari Muhammad Hilal Huda dari Yayasan Rumah Difabel Indonesia.
“Alhamdulillah saya bersama teman-teman merasa gembira sekali. Mungkin baru tahun ini lebaran bersama Bapak Gubernur. Terima kasih Gubernur, saya mewakili teman-teman mengucapkan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya, saat ditemui di lokasi. (nano)
Tinggalkan Komentar