Mengenal Tradisi Dolce Far Niente ala Italia

Mengenal tradisi Dolce far niente. (Foto: wikipesia)

Sukoharjonews.com – Apa yang dibayangkan seseorang ketika memilih menempuh studi di luar negeri? Belajar dengan keras! Tentunya hal ini bisa membuat stres dan jenuh. Namun, cerita lain jika kamu memilih studi di Italia. Di sana, terdapat sebuah tradisi yang bisa kamu peroleh untuk mengatasi kejenuhan dan stres, yaitu “Dolce far Niente” yang artinya kenikmatan untuk tidak melakukan apapun. Tapi ini tidak sama bekerja habis-habisan di lima hari penuh untuk kemudian bermalas-malasan di akhir pekan.

Dilansir dari Ehef Post, pada Senin (30/10/2023), tradisi Dolce far Niente dilakukan orang Italia dengan cukup sering. Masyarakat di sana menjalankan Dolce far Niente dengan rutin dalam kesekharian. Mereka bisa memilih tidur siang, bisa juga untuk sekedar nongkrong di kafe dan ngobrol dengan teman. Ide untuk mengambil jeda bisa ditampilkan dalam banyak hal, seperti elemen spiritual maupun material. Menurut Kelly Chaplin seorang Educational Publisher , setidaknya ada 7 cara mengalami Dolce far Niente dalam hidup:

1. Putuskan Sambungan
Facebook, Instagram, dan Twitter bukanlah Dolce far Niente . Persentase di internet dapat menghabiskan energi dan berjam-jam di media sosial menjadi buang-buang waktu. “Manisnya tidak melakukan apa-apa” adalah kebalikannya. Jika melepas semuanya selama sehari mendengarkannya seperti tugas yang mustahil, dimulai dengan dosis kecil. Matikan perangkat satu jam lebih awal setiap malam atau nikmati kopi-mu di pagi hari tanpa membuka ponsel atau iPad Anda.

2. Matikan TVmu!
Menonton TV dapat menghilangkan stres bagi sebagian orang, tetapi dalam jumlah berlebih, kamu akan kehilangan waktumu. Menyerah TV selama satu jam dan menggantinya dengan berjalan-jalan di sekitar lingkungan dan berhubungan dengan alam.

3. Istirahatlah seharian
Ini adalah ritual penting yang masih dilakukan oleh banyak agama, entah itu hari Jumat, Sabtu, atau Minggu. Memiliki hari istirahat adalah ide yang praktis tetapi kebanyakan orang yang saya kenal telah kehilangan kontak dengan praktik ini. Saya ingin mendeklarasikan satu hari dalam seminggu (atau bulan) sebagai hari tidak melakukan apa-apa.

4. Singkirkan rasa bersalahmu!
Kita hidup dalam masyarakat yang penuh dengan para perencana, produsen, dan konsumen. Kita sering mengukur keberhasilan hari dengan seberapa banyak yang berhasil kita selesaikan dan apa yang kita capai. Menyingkirkan rasa bersalah atas daftar “harus dilakukan” atau apa yang “harus” dilakukan, akan terjadi saat mengalami Dolce far Niente.

5. Kunjungi Kembali Waktu Tidur Siang
Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur siang tidak hanya untuk balita. Tidur siang dapat mengurangi risiko serangan jantung dan menurunkan tingkat stres. Tidur siang tidak harus di rumah atau kantor. Kamu dapat pergi ke taman yang tenang dan menutup mata Anda, mendengarkan burung-burung dan cium rumput.

6. Temukan artis batin Anda
Buat gambar, tulis puisi, berlatih gitar, cobalah membuat resep baru. Meluangkan waktu untuk mengembangkan kreativitas Anda adalah bersantai dan cara yang baik untuk menemukan apa yang menginspirasi dan indah di sekitar Anda.

7. Lewati beberapa tugas
Anda tidak perlu mengisi mesin pencuci piring pada saat semua orang selesai makan. Setelah makan malam, lewati piring dan saksikan bulan terbit , menatap bintang-bintang atau menikmati hidangan penutup. Beristirahat sejenak dapat menunjukkan kepada kita bahwa bumi tidak akan berhenti berputar jika kita menghentikan tugas-tugas yang kita hadapi.

Situasi dan kondisi kota-kota di Italia juga sangat mendukung kita menerapkan tradisi Dolce far Niente . Misalnya, sekitar Piazza Navona di pusat bersejarah wilayah Roma, terdapat banyak restoran dan bar yang bagus. Di lokasi ini juga lebih banyak masyarakat asli Italia dibandingkan turis. Jadi kita juga akan semakin mengenal pola budaya orang-orang Italia. Setidaknya kita bisa belajar bagaimana mereka menghabiskan waktu dengan mencari keindahan dengan bersantai ria.(patrisia argi)

Tinggalkan Komentar