Mengenal Infeksi Virus West Nile

Infeksi virus west nile.(Foto:detikhealth)

Sukoharjonews.com -Virus West Nile (WNV) ditularkan melalui gigitan nyamuk ke burung. Manusia dan mamalia juga dapat terinfeksi, meskipun sekitar 80% infeksi pada manusia tidak menimbulkan gejala. Sebagian besar kasus pada manusia terjadi antara bulan Juli dan September saat nyamuk aktif.

Dilansir dari ecdc, Selasa (9/7/2024), sekitar 20% infeksi WNV pada manusia dapat menyebabkan demam West Nile (WNF), yang ditandai dengan:

  • sakit kepala
  • rasa tidak enak
  • demam
  • mialgia
  • muntah
  • ruam
  • kelelahan
  • sakit mata

Kurang dari satu persen dapat menyebabkan penyakit neuroinvasif West Nile (WNND) yang memengaruhi sistem saraf.

Risiko bagi manusia
Faktor risiko meliputi:

  • usia lanjut
  • tumor di otak
  • tekanan darah tinggi
  • kelainan darah
  • diabetes
  • penyakit ginjal
  • penyalahgunaan alkohol
  • faktor genetik

Angka kematian di antara orang yang terkena WNND dapat mencapai 17%.

Bagaimana penyebarannya
WNV biasanya menyebar ke manusia melalui nyamuk yang terinfeksi. Nyamuk terinfeksi oleh burung yang terinfeksi. Nyamuk menyebarkan virus, dan burung membantu virus tersebut berkembang biak. Virus ini juga dapat menyebar antarmanusia melalui transfusi darah dan transplantasi organ. Cara lain penyebaran virus adalah dari ibu ke anak selama kehamilan dan menyusui serta melalui paparan laboratorium.

Vaksinasi dan pengobatan

Tidak ada pengobatan khusus untuk virus ini, hanya perawatan suportif.

Tindakan perlindungan
Tindakan perlindungan pribadi meliputi:

  • penggunaan kelambu
  • tidur di kamar yang diberi kasa atau ber-AC
  • mengenakan pakaian yang menutupi sebagian besar tubuh
  • menggunakan obat nyamuk. (patrisia argi)

Tinggalkan Komentar