
Sukoharjonews.com – Attention deficit hyperactivity disorder atau ADHD adalah gangguan mental yang menyebabkan seseorang sulit untuk memfokuskan perhatiannya pada suatu hal. Seperti halnya dengan borderline personality disorder, ADHD adalah kondisi mental yang kerap kali terjadi pada anak-anak. Tidak jarang, gangguan ADHD terus berlanjut seiring bertambahnya usia anak.
Dilansir dari Siloam Hospital, Senin (10/5/2025), penyakit ADHD memiliki dampak tidak hanya pada kesulitan memusatkan perhatian, tetapi juga menunjukkan perilaku impulsif dan hiperaktif. Apabila kondisi ini terjadi pada anak-anak, dapat berpengaruh negatif pada prestasi mereka di sekolah. Lantas, apa itu ADHD, bagaimana gejala dan penyebab ADHD? Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Apa itu ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder?
Attention deficit hyperactivity disorder atau biasa dikenal dengan ADHD adalah kondisi ketika terjadinya gangguan perkembangan saraf yang berpengaruh pada motorik (gerakan) seseorang. ADHD adalah gangguan mental yang kerap kali dialami oleh anak-anak. Biasanya, tanda seseorang mengalami ADHD adalah sulit fokus atau memusatkan perhatian, impulsif, serta hiperaktif.
Terdapat beberapa jenis penyakit ADHD yaitu inatentif, hiperaktif-impulsif, dan kombinasi antara keduanya. Berikut penjelasan selengkapnya tentang jenis-jenis penyakit ADHD adalah:
1. ADHD Dominan Inatentif
ADHD jenis ini sebelumnya dikenal dengan Attention Deficit Disorder (ADD). Pengidap ADHD kelompok ini akan kesulitan untuk fokus dan memusatkan perhatiannya terhadap satu hal dan memiliki lebih sedikit gejala hiperaktif dan impulsif.
2. ADHD Dominan Hiperaktif-Impulsif
Pengidap ADHD jenis ini akan menunjukan gejala hiperaktif dan impulsif. Pada perilaku hiperaktif, pengidap akan merasa gelisah, tidak dapat diam, memiliki banyak energi, dan terlalu banyak berbicara. Sedangkan, perilaku Impulsif akan menunjukan gejala seperti sering menginterupsi orang lain dan berbuat tanpa memikirkan dampaknya.
3. ADHD Kombinasi Inatentif dan Hiperaktif-Impulsif
ADHD kombinasi adalah jenis ADHD yang merupakan gabungan dari dua jenis ADHD lainnya.
Penyebab ADHD
Hingga kini, penyebab ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder belum diketahui secara pasti. Walau begitu, ada beberapa faktor risiko yang bisa memicu terjadinya ADHD. faktor risiko dari ADHD adalah sebagai berikut:
- Faktor genetic
- Cedera otak
- Kelahiran premature
- Berat badan bayi baru lahir yang rendah
- Paparan zat kimia, seperti timah, ketika sang ibu dalam masa kehamilan
- Kebiasaan merokok serta mengonsumsi alkohol berlebih ketika sang ibu dalam masa kehamilan
- Kurangnya perhatian orang tua. (patrisia argi)



Facebook Comments