Sukoharjonews.com – Kacang polong hijau kaya akan nutrisi, itulah sebabnya kacang ini digunakan dalam berbagai hidangan. Kacang polong dapat membantu menjaga berat badan dan mengontrol kadar gula darah. Berikut adalah manfaat kesehatan dari kacang polong.
Dilansir dari Healthshots, Minggu (23/8/2026), kacang polong adalah biji kecil berbentuk bulat yang tumbuh di dalam polong pada tanaman “Pisum sativum”, anggota keluarga kacang-kacangan (legum). Biasanya berwarna hijau, namun ada juga yang berwarna lain seperti kuning. Kacang polong digunakan dalam berbagai masakan di seluruh dunia dan dapat dikonsumsi dalam keadaan segar, beku, atau kering.
Kacang ini dikenal karena rasanya yang manis serta kaya akan nutrisi seperti protein, serat, vitamin, dan mineral. Nutrisi-nutrisi ini dapat membantu mengontrol gula darah, menjaga berat badan, serta mendukung kesehatan mata dan jantung. Ada banyak manfaat kesehatan dari kacang polong, jadi jadikanlah kacang ini bagian dari pola makan Anda.
Apa saja manfaat kesehatan kacang polong?
Kacang polong merupakan sumber nutrisi yang sangat baik. Menurut Departemen Pertanian AS (USDA), 100 gram kacang polong hijau mengandung:
– 5,4 gram protein
– 5,7 gram serat
– 25 mg kalsium
– 1,47 mg zat besi
– 33 mg magnesium
– 244 mg kalium
– 40 mg vitamin C
– 38 mikrogram vitamin A
– 0,13 mg vitamin E
– 24,8 mikrogram vitamin K
Nutrisi-nutrisi ini dapat berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kacang polong baik untuk Anda:
1. Baik untuk kesehatan usus
Kacang polong adalah sumber serat pangan yang sangat baik, yang dapat membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, dan menjaga kesehatan usus. “Kandungan seratnya juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol,” ujar ahli gizi Sangeeta Tiwari. Serat ini dapat mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah Anda.
2. Kaya akan antioksidan
Kacang polong mengandung polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan dan antikarsinogenik, menurut penelitian yang diterbitkan dalam “The British Journal of Nutrition” pada tahun 2012. Kacang polong juga mengandung vitamin C, flavonoid, dan karotenoid yang dapat membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif dan peradangan, yang keduanya dikaitkan dengan penyakit kronis seperti kanker.
3. Dapat mendukung kesehatan jantung
Kombinasi serat, kalium, dan antioksidan dalam kacang polong dapat mendukung kesehatan kardiovaskular. “Kalium membantu mengatur tekanan darah, sementara antioksidan seperti flavonoid dan karotenoid mengurangi stres oksidatif, yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung,” ujar sang ahli.
4. Dapat membantu pengelolaan berat badan
Menurut USDA, seratus gram kacang polong hijau mengandung 81 kalori. Karena kacang polong relatif rendah kalori namun tinggi protein dan serat, makanan ini bisa menjadi pilihan yang mengenyangkan dan bergizi untuk pengelolaan berat badan. Kandungan serat dan proteinnya dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi kemungkinan makan berlebihan.
5. Dapat mendukung kesehatan mata
Menurut USDA, seratus gram kacang polong mengandung 2.480 mikrogram lutein dan zeaxanthin. “Karotenoid ini diketahui dapat melindungi mata dari kerusakan akibat cahaya biru dan stres oksidatif, serta mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia dan katarak,” kata Tiwari.
6. Dapat membantu mengontrol gula darah
Kacang polong kaya akan protein, dan mengonsumsi makanan berprotein dapat membantu menstabilkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Obesity” pada tahun 2023. Kacang polong memiliki indeks glikemik rendah serta mengandung serat dan protein yang dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah. “Hal ini menjadikannya pilihan makanan yang sangat baik untuk mengelola kadar gula darah, khususnya bagi penderita diabetes,” ujar sang ahli.
7. Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Kacang polong kaya akan vitamin dan antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat. Vitamin C, khususnya, dikenal berperan dalam meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sementara nutrisi lain seperti vitamin A juga berkontribusi pada respons kekebalan tubuh yang tangguh.
Bagaimana cara mengonsumsi kacang polong?
Ada banyak cara untuk memasukkan kacang polong ke dalam pola makan Anda!
1. Dikonsumsi segar atau dikukus
Kacang polong segar dapat dinikmati dalam keadaan mentah atau dikukus sebentar untuk menjaga kandungan nutrisinya dan menonjolkan rasa manisnya. Kacang ini bisa ditambahkan ke dalam salad, nasi, atau disajikan sebagai hidangan pendamping.
2. Ditambahkan ke dalam sup dan hidangan rebusan (stew)
Kacang polong memberikan tekstur dan cita rasa pada sup dan hidangan rebusan. Sup kacang polong belah (split pea soup) adalah hidangan klasik yang menonjolkan rasa serta manfaat nutrisi dari kacang polong hijau.
3. Campurkan ke dalam tumisan
Kacang polong adalah bahan populer dalam masakan tumis karena memberikan tekstur renyah dan sensasi rasa manis yang segar. Kacang ini sangat cocok dipadukan dengan berbagai jenis sayuran maupun daging.
4. Haluskan menjadi puree!
Puree kacang polong dapat dijadikan bahan dasar sup, saus, atau sebagai hidangan pendamping. “Biasanya, puree ini diberi tambahan rempah-rempah, bawang putih, dan bumbu lainnya agar lebih lezat,” ujar sang ahli.
5. Tambahkan ke hidangan nasi dan pasta
Kacang polong bisa dicampurkan ke dalam hidangan nasi seperti *pulao* dan nasi goreng. Kacang ini juga melengkapi hidangan pasta, sekaligus menambah warna dan nilai gizi pada masakan tersebut.
6. Nikmati sebagai camilan
Anda bisa menikmati kacang polong kering atau panggang sebagai camilan sehat. Sering kali, kacang ini diberi bumbu rempah untuk menambah cita rasa. Jadi, Anda bisa memilih kacang polong sebagai alternatif camilan sehat saat merasa lapar di tengah hari, alih-alih mengonsumsi camilan yang kurang sehat.
Apakah ada efek samping dari kacang polong?
Kacang polong aman dikonsumsi setiap hari sebagai bagian dari pola makan seimbang. Tidak ada batasan khusus mengenai seberapa sering Anda boleh mengonsumsinya, namun penting untuk menjaga variasi makanan agar tubuh mendapatkan beragam nutrisi. “Porsi umum kacang polong adalah sekitar setengah cangkir (kurang lebih 80 gram); jumlah ini memberikan asupan nutrisi yang baik tanpa kalori berlebih,” kata sang ahli. Meski bergizi, ada beberapa potensi efek samping dari kacang polong:
– Kacang polong mengandung oligosakarida, sejenis karbohidrat yang sulit dicerna oleh sebagian orang, sehingga dapat menyebabkan penumpukan gas dan perut kembung.
– Kacang polong memiliki kandungan purin yang relatif tinggi, yang dapat memicu pembentukan asam urat. Bagi orang yang rentan terhadap asam urat (gout) atau batu ginjal, mengonsumsi kacang polong dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko kambuhnya gejala.
– Meskipun jarang terjadi, sebagian orang mungkin memiliki alergi terhadap kacang polong, yang dapat menyebabkan gejala seperti gatal-gatal dan pembengkakan.
Kacang polong merupakan tambahan yang serbaguna dan bergizi untuk pola makan seimbang serta menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Kacang ini mudah diolah ke dalam berbagai jenis hidangan. Anda bisa menyajikannya sebagai hidangan pendamping, mencampurnya ke dalam salad atau sup, maupun menjadikannya bagian dari hidangan utama. (nano)
Tinggalkan Komentar