Menangi Pilkada, Etik Suryani Langsung Sujud Syukur dan Berdoa

Cabup Etik Suryani bersama suami Wardoyo Wijaya langsung sujud syukur begitu penghitungan suara masuk 100% dan menang, Rabu (9/12/2020).

Sukoharjonews.com (Grogol) – Berdebar-debar menunggu hasil “real count” penghitungan suara selesai 100%. Itulah yang terpantau dari Cabup Etik Suryani saat menunggui proses penghitungan suara tersebut di kediamannya Solo Baru. Etik Suryani sendiri didampingi suami yang juga Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya. Begitu selesai 100%, Etik diikuti Wardoyo langsung masuk rumah dan sujud syukur.


“Bersyukur pada Allah SWT karena telah meridhoi perjuangan kami dalam Pilkada ini,” ujar Etik.

Etik pun kemudian mengucapkan terima kasih pada semua pendukung yang telah bersama-sama berjuang untuk memenangkan Etik Suryani-Agus Santosa (EA) dalam Pilkad ini. Hasil penghitungan riil tersebut diharapkan terus dikawal hingga pengumuman hasil resmi oleh KPU sampai pelantikan.

Berdasarkan “real count” yang ditayangkan melalui layar televisi di kediaman Etik Suryani yang juga Posko Utama Pemenangan EA di Solo Baru, pasangan EA meraih 266.589 suara (53,35%) dan pasangan Joswi meraih 233.106 suara (46,65%). Hasil tersebut berasal dari seluruh TPS yang berjumlah 1775.

Usai sujud syukur, sejumlah pendukung yang datang ke posko langsung memberikan ucapan selamat pada Etik Suryani dan juga Wardoyo Wijaya. Etik terlihat berlinang air mata tak kuasa menahan kegembiraannya. Begitu juga Wardoyo Wijaya yang terlihat tak kuasa menahan air matanya.

Doa bersama usai memenangi Pilkada Sukoharjo.

Terkait penghitungan suara yang bisa dengan cepat masuk, Ketua Tim Pemenangan EA, Wawan Pribadi menyampaikan karena PDIP memiliki aplikasi khusus yang dibuat oleh Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN). Aplikasi khusus untuk para saksi tersebut diberi nama EAkurat. Tiap saksi cukup memasukkan perolehan suara EA, Joswi, dan suara rusak.

“Tadi pukul 16.30 WIB semua hasil suara tiap TPS sudah masuk. Ada yang terlambat setor data karena beberapa TPS ada yang menghitung ulang,” ujarnya.

Wawan juga mengatakan, dari 12 kecamatan, EA hanya kalah di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kartasura, Nguter, dan Bendosari. Ada satu kecamatan dimana perolehan suaranya berimbang, yakni Kecamatan Mojolaban. Wawan mengaku hasil tersebut memang tidak sesuai target, namun sudah sesuai dengan hasil survei terakhir pada akhir November lalu. (erlano putra)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar