Sukoharjonews.com – Honda Super Cub 110 tetap menjadi salah satu model sepeda motor keluarga andalan Honda Jepang. Versi terbaru untuk tahun model 2026-2027 ini dipasarkan bersamaan dengan Super Cub 110 Pro, yang dirancang untuk kebutuhan komersial.
Dilansir dari Greatbiker, Rabu (28/10/2026), meskipun desain dasarnya tidak diubah secara total, generasi terbaru Super Cub 110 telah mendapatkan peningkatan yang signifikan. Fitur-fiturnya mencakup mesin “long-stroke”, pelek “alloy”, ban “tubeless”, rem cakram depan, dan sistem ABS, yang membuat sepeda motor ini jauh lebih mudah digunakan dan lebih modern dibandingkan pendahulunya.
Super Cub 110 telah mengalami perombakan besar sejak tahun 2022
Perubahan signifikan pada Super Cub 110 telah terjadi sejak penyegaran model (facelift) pada tahun 2022.
Honda beralih menggunakan mesin “long-stroke” yang dirancang untuk memenuhi standar emisi baru, sekaligus tetap menjaga efisiensi bahan bakar dan torsi dalam kondisi berkendara yang sesungguhnya.
Sepeda motor ini juga dilengkapi dengan sistem suspensi dan pengereman yang dirancang ulang, menjadikan Super Cub 110 bukan sekadar motor bebek yang tangguh, tetapi juga memberikan rasa percaya diri lebih bagi penggunanya untuk kebutuhan sehari-hari.
Mesin 109cc, tenaga 8 daya kuda
Baik Super Cub 110 maupun Super Cub 110 Pro menggunakan mesin satu silinder, 4-tak, SOHC, berpendingin udara dengan kapasitas 109cc.
Mesin ini menghasilkan tenaga maksimum 8,0 PS pada 7.500 rpm.
Torsi maksimum mencapai 8,8 Nm pada 5.500 rpm.
Ukuran “bore” dan “stroke” adalah 47,0 x 63,1 mm, dengan rasio kompresi 10,0:1.
Tenaga disalurkan melalui transmisi 4-percepatan “constant mesh”, mempertahankan desain khas Super Cub yang orisinal.
Model ini dilengkapi dengan pelek “alloy” dan ban “tubeless”. Salah satu perubahan paling signifikan pada model Super Cub 110 saat ini adalah peralihan dari roda jari-jari tradisional ke roda aloi (velg).
Model standar menggunakan roda berukuran 17 inci, baik di bagian depan maupun belakang.
Ban depan berukuran 70/90-17, sedangkan ban belakang berukuran 80/90-17.
Penggunaan ban tubeless menghilangkan kebutuhan akan ban dalam dan mempermudah perbaikan ban.
Rem cakram depan dengan ABS
Bagian depan menggunakan rem cakram hidrolik yang dilengkapi dengan sistem ABS satu kanal (single-channel ABS).
Bagian belakang masih menggunakan rem tromol.
Sistem ini meningkatkan keamanan secara signifikan dibandingkan dengan model Super Cub lama yang menggunakan rem tromol baik di depan maupun belakang.
Honda juga menambahkan indikator posisi gigi dan jam pada panel instrumen, sehingga lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Super Cub 110 Pro dirancang untuk pekerjaan yang berat
Super Cub 110 Pro dikembangkan secara khusus untuk penggunaan komersial, seperti mengantar koran atau mengangkut barang di dalam kota.
Perbedaan utamanya terletak pada penggunaan roda berukuran 14 inci, baik di bagian depan maupun belakang.
Ukuran roda yang lebih kecil memudahkan kendaraan untuk berbelok dan melakukan putar balik, sehingga ideal untuk digunakan di ruang sempit serta kondisi jalan yang sering mengharuskan kendaraan untuk berhenti dan melaju kembali.
Model Pro juga dilengkapi dengan sistem pengereman yang telah dimodifikasi serta elemen struktural tertentu agar lebih tahan terhadap penggunaan yang lebih intens.
Perbedaan bobotnya pun terlihat jelas
Super Cub 110 standar memiliki berat sekitar 101 kilogram dalam kondisi siap pakai.
Super Cub 110 Pro lebih berat, dengan bobot sekitar 111 kilogram.
Model standar memiliki tinggi jok 738 mm.
Sementara itu, model Pro memiliki tinggi jok 740 mm.
Jarak sumbu roda pada model standar adalah 1.205 mm, sedangkan model Pro lebih panjang, yakni 1.225 mm.
Meskipun lebih berat, model Pro hadir dengan perlengkapan yang lebih lengkap untuk kebutuhan komersial.
Tersedia dalam beberapa pilihan warna
Model Super Cub 110 standar tersedia dalam beberapa warna, antara lain:
– Biru metalik
– Beige
– Putih klasik
– Hijau metalik
Super Cub 110 Pro menggunakan warna biru tua sebagai warna utamanya, yang selaras dengan tampilan praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Harga di Jepang
Honda Super Cub 110 standar dibanderol dengan harga 352.000 yen di Jepang.
Jika dikonversi ke mata uang rupiah Indonesia berdasarkan nilai tukar per 28 Oktober 2026, harganya sekitar Rp40,6 jutaan.
Super Cub 110 Pro dibanderol seharga 396.000 yen, atau sekitar Rp45,6 jutaan.
Angka ini merupakan konversi langsung dari harga di Jepang, bukan harga untuk pasar Indonesia.
Apa saja perbedaan antara versi reguler dan versi Pro?
Perbedaan utamanya bukan terletak pada mesin, karena kedua model tersebut menggunakan dapur pacu yang sama.
Model standar cocok untuk penggunaan umum, berkendara di dalam kota, mobilitas sehari-hari, serta bagi mereka yang menyukai karakter asli Super Cub.
Model Pro dirancang untuk penggunaan yang lebih berat; model ini dilengkapi dengan roda berukuran lebih kecil (14 inci), bobot yang lebih berat, serta struktur yang mengutamakan ketahanan untuk menopang beban berat.
Oleh karena itu, meskipun tampak serupa, target pengguna keduanya sangatlah berbeda.
Model ini juga merupakan salah satu varian Cub yang paling praktis
Walaupun Super Cub C125 terlihat lebih mewah dan premium, Super Cub 110 justru tetap mempertahankan karakter sebagai “kendaraan untuk kebutuhan praktis” dengan paling kuat.
Motor ini ringan, memiliki mesin yang hemat bahan bakar, mudah diperbaiki, serta dilengkapi dengan aksesori yang menunjang penggunaan sehari-hari.
Super Cub 110 Pro semakin mempertegas citra tersebut melalui desain yang memang ditujukan untuk kebutuhan komersial.
Maka tidak mengherankan jika Super Cub 110 tetap menjadi salah satu sepeda motor yang terus dipasarkan oleh Honda Jepang, bahkan dengan hadirnya berbagai model Cub baru yang lebih premium. (nano)
Tinggalkan Komentar