
Sukoharjonews.com – Seperti yang diharapkan, Ducati Multistrada V2 baru untuk tahun 2025 diharapkan akan menampilkan perubahan mesin baru, mengikuti perubahan yang dilakukan pada Panigale V2 dan Streetfighter V2 2025, dan itu seperti yang kami harapkan.
Dikutip dari Greatbiker, Kamis (2/1/2025), seperti yang diumumkan sebelumnya, Ducati telah merombak mesin Testastretta V-Twin-nya, yang mengawali era baru untuk mesin sub-999cc. Mesin ini menggabungkan teknologi baru yang menggantikan sistem katup Desmodromic khas Ducati dengan pengaturan katup variabel untuk katup masuk, sehingga mesin baru ini lebih ringan 9 kg dari pendahulunya. Perubahan ini membuat bobot kering Multistrada V2 2025 standar menjadi 199 kg, sedangkan model “S” hanya berbobot 202 kg.
Mesin baru ini akan berkapasitas 890 cc, yang akan menghasilkan 113,4 tenaga kuda (hp) pada 10.750 rpm dan torsi 92 Nm pada 8.250 rpm. Sistem katup variabel baru akan mulai bekerja pada 3.500 rpm dan akan meningkat hingga 75% saat kecepatan mesin mencapai 11.000 rpm.
Model baru ini akan menampilkan rasio gigi baru yang memberikan profil daya yang berbeda dengan Panigale V2 dan Streetfighter V2, dan membedakan dirinya dari pendahulunya dengan memperpendek gigi pertama dan kedua serta menyertakan quickshifter sebagai standar.



Dari segi desain, Multistrada V2 baru akan mirip dengan Multistrada V4 terbaru, yang akan berbeda dari Multistrada V2 sebelumnya, yang akan memiliki desain berdasarkan Multistrada 1260. Kendaraan ini menggunakan prinsip aerodinamis dan telah didesain ulang untuk kenyamanan pengendara, termasuk kaca depan baru dan panel bodi samping untuk menyesuaikan arah aliran udara ke kaki pengendara guna mengurangi panas mesin.
Dari segi suspensi, Ducati Multistrada V2 S kelas atas hadir dengan suspensi Ducati Skyhook (DSS) semi-aktif, sedangkan model standar hadir dengan garpu Marzocchi terbalik 43 mm di depan dan monoshock Sachs yang dapat disetel sepenuhnya di belakang.
Bagian elektroniknya mencakup unit kontrol pusat yang menggunakan layar TFT 5 inci. Ada lima mode berkendara dengan pengaturan yang dapat dikonfigurasi untuk daya, kontrol traksi, anti-wheelie, dan pengereman mesin. Kontrol jelajah menjadi fitur standar pada semua model, dan ada opsi sistem navigasi belokan demi belokan dan fungsi “Coming Home” baru yang menyalakan lampu depan untuk sementara setelah dimatikan guna memberikan penerangan sementara setelah mobil diparkir.
Harga resmi model baru ini belum diumumkan. Diperkirakan harga, tanggal rilis, dan detail tambahan akan diumumkan pada akhir kuartal pertama tahun 2025. Mengenai apakah pembaruan ini akan memengaruhi pasar Thailand atau tidak, kita harus menunggu dan melihat. (nano)



Facebook Comments