Sukoharjonews.com – Tepung nangka muda yang dikembangkan di India ini mendapatkan pengakuan dari American Diabetes Association. Namun, perlukah Anda menggunakannya untuk mengelola diabetes Anda?
Dilansir dari Healthshots, Selasa (27/10/2026), banyak masyarakat selalu mencari pengobatan rumahan untuk diabetes, yang dapat membantu mengelola penyakit ini dan menjalani hidup yang berkualitas. Dalam upaya tersebut, muncul sebuah produk lokal unggulan yang kini bahkan mendapatkan apresiasi dari American Diabetes Association (ADA).
Produk yang dimaksud adalah tepung nangka muda, yang telah terbukti mampu menurunkan kadar gula darah dan membantu penderita diabetes mengelola kondisi mereka.
Nangka dan diabetes: Apa hubungannya?
Hampir tidak ada rumah tangga di India yang tidak menyukai cita rasa “kathal” atau nangka. Kaya akan vitamin A dan C, riboflavin, kalium, magnesium, tembaga, protein, dan mangan—buah ini benar-benar luar biasa.
Terkait diabetes, keunggulan nangka terletak pada indeks glikemik (IG) yang tergolong sedang. Artinya, lonjakan kadar gula darah menjadi lebih rendah karena tubuh mencerna buah ini secara perlahan.
Namun, bukan itu saja manfaat nangka bagi penderita diabetes. Buah ini rendah karbohidrat, mengandung serat dan protein dalam jumlah moderat, serta kaya akan antioksidan pelindung—menjadikannya makanan istimewa bagi penyandang penyakit ini. Baca juga: 6 manfaat kesehatan nangka ini bahkan bisa membuat orang yang tidak menyukainya jadi jatuh cinta pada buah super ini
Tepung nangka ternyata dapat meningkatkan khasiat buah ini bagi penderita diabetes
Sebelum Anda bergegas ke supermarket untuk mencari tepung nangka, perlu diketahui bahwa produk ini cukup sulit ditemukan. Saat ini, hanya ada satu merek yang menjual produk luar biasa ini—Jackfruit365. Produk ini bahkan sudah dipatenkan!
Tepung nangka muda (nangka mentah) dari merek tersebut telah melalui uji klinis. Hasilnya menunjukkan bahwa menambahkan tepung ini ke dalam pola makan penderita diabetes dapat menurunkan kadar glukosa dalam plasma darah. Anda dapat membaca studi lengkapnya di sini.
Studi tersebut juga memuat testimoni dari beberapa peserta, salah satunya mengatakan: “Selama dua tahun terakhir, saya mulai menambahkan satu sendok makan tepung ini ke dalam menu sarapan, makan siang, dan makan malam saya. Dalam satu tahun, saya bisa berhenti menggunakan insulin dan mengendalikan kadar gula darah hanya dengan mengonsumsi tablet.”
Temuan studi ini dipublikasikan pada Juni 2020 dalam “Diabetes”, jurnal resmi dari American Diabetes Association. Studi ini juga telah disetujui oleh Indian Council of Medical Research (ICMR).
Jadi, perlukah Anda menggunakan tepung nangka muda untuk diabetes?
Dengan kredibilitas yang kuat, tepung nangka muda ini memang tampak seperti solusi yang ajaib. Tersedia di berbagai toko daring dengan harga hanya Rs 80 untuk kemasan 200 gram, produk ini tampak seperti solusi praktis bagi penderita diabetes. Benarkah demikian?
Sebenarnya tidak juga. Pertama, produk ini BUKAN pengganti obat apa pun yang mungkin sedang Anda konsumsi untuk mengendalikan kadar gula darah. Meskipun penelitian menunjukkan bahwa produk ini efektif membantu pengelolaan diabetes, Anda tetap harus berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menggunakannya sebagai pengganti tepung (atta), nasi, atau bahan makanan lain dalam pola makan Anda.
Memang, Anda bisa mengolah tepung ini menjadi berbagai hidangan, atau sekadar mengonsumsinya sebanyak satu sendok teh tiga kali sehari—seperti yang disarankan di situs web mereka. Produk ini mungkin saja membantu menjaga kadar gula darah Anda tetap terkendali serta mengurangi ketergantungan pada insulin buatan maupun obat-obatan lainnya. Namun, apa pun pilihan Anda, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis diabetes atau ahli gizi sebelum mengambil langkah ini. (nano)
Tinggalkan Komentar