
Sukoharjonews.com – Mata malas atau ambliopia mengacu pada gangguan penglihatan pada anak-anak. Cari tahu penyebab mata malas pada anak-anak.
Kesehatan anak berkembang perlahan seiring pertumbuhannya. Penglihatan merupakan salah satu aspek kesehatan secara keseluruhan yang perlu diperhatikan. Terkadang, terdapat gangguan dalam perkembangan normal penglihatan selama masa kanak-kanak. Kondisi ini umum disebut mata malas atau ambliopia.
Dikutip dari Healthshots, Rabu (6/8/2025), jika tidak diobati, mata anak yang lebih lemah dapat mengalami gangguan penglihatan normal. Hal ini dapat mengakibatkan gangguan penglihatan permanen atau menyebabkan lebih banyak masalah kesehatan di kemudian hari. Baca terus untuk mengetahui gejala dan penyebab mata malas pada anak-anak.
Apa itu mata malas?
Mata malas, yang secara medis dikenal sebagai ambliopia, adalah suatu kondisi yang biasanya berkembang selama masa kanak-kanak dan memengaruhi penglihatan pada satu mata, kata pakar mata Dr. Madhavi Majety. Pada mata malas, otak cenderung mengutamakan satu mata daripada mata lainnya, yang menyebabkan berkurangnya kejernihan penglihatan pada mata yang terkena. Kondisi ini merupakan penyebab paling umum kehilangan penglihatan pada anak-anak, menurut sebuah penelitian tahun 2022 yang diterbitkan dalam Frontiers in Pediatrics.
Apa penyebab mata malas pada anak-anak?
Ambliopia relatif umum terjadi pada anak-anak, terutama karena sering berkembang selama masa kanak-kanak awal ketika sistem penglihatan masih berkembang dan matang, kata ahli tersebut. Ada beberapa faktor yang dapat berkontribusi terhadap perkembangan mata malas pada anak-anak:
1. Mata yang tidak sejajar
Ketika mata anak tidak sejajar, yang berarti keduanya tidak mengarah ke arah yang sama, otak dapat menerima informasi visual yang saling bertentangan dari masing-masing mata. Akibatnya, otak anak dapat menekan atau mengabaikan input dari satu mata, yang menyebabkan ambliopia pada mata yang lebih lemah.
2. Kelainan Refraksi
Perbedaan signifikan pada kelainan refraksi seperti rabun jauh atau rabun dekat di antara kedua mata dapat menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi pada satu mata. Jika tidak dikoreksi, otak dapat memprioritaskan mata dengan penglihatan yang lebih jernih, yang menyebabkan ambliopia pada mata yang kurang fokus.
3. Kondisi atau penyakit mata
Kondisi mata tertentu seperti katarak, kelopak mata yang turun, atau kelainan struktural mata lainnya dapat mengganggu perkembangan penglihatan normal dan berkontribusi pada mata malas.
4. Faktor Genetik
Mata malas terkadang dapat diturunkan dalam keluarga, menunjukkan adanya predisposisi genetik terhadap kondisi tersebut, kata Dr. Majety. Anak-anak dengan riwayat keluarga ambliopia atau kondisi mata terkait mungkin berisiko lebih tinggi mengalami kondisi tersebut.
Kekurangan vitamin apa yang menyebabkan mata malas?
Tidak ada hubungan langsung antara kekurangan vitamin tertentu dan mata malas, karena biasanya disebabkan oleh faktor-faktor seperti mata yang tidak sejajar atau kondisi mata yang menghalangi penglihatan jernih. Namun, pola makan seimbang yang kaya nutrisi sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan mata secara keseluruhan.
Apa saja gejala mata malas?
Gejala umum mata malas pada anak-anak dapat meliputi:
– Penglihatan berkurang pada satu mata
– Kesulitan memfokuskan atau mempertahankan perhatian visual
– Menyipitkan mata
– Ketidaksejajaran mata yang terlihat.
Namun, beberapa anak dengan mata malas mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda yang jelas.
Bagaimana cara mengatasi mata malas?
Pengobatan mata malas pada anak-anak harus dimulai sesegera mungkin, berapa pun usianya. Kondisi ini harus ditangani tepat waktu, karena anak-anak mungkin memiliki masalah kesehatan di masa dewasa. Orang dewasa yang mengalami mata malas di masa kanak-kanak lebih mungkin mengalami hipertensi, obesitas, dan peningkatan risiko serangan jantung, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal eClinicalMedicine pada Maret 2024.
Penanganan biasanya melibatkan perbaikan masalah mendasar yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Hal ini dapat meliputi:
– Meresepkan kacamata atau lensa kontak untuk mengoreksi kesalahan refraksi
– Menutup mata yang lebih kuat untuk mendorong mata yang lebih lemah agar bekerja lebih keras dan mengembangkan penglihatan yang lebih baik
– Menggunakan obat tetes mata untuk mengaburkan penglihatan sementara pada mata yang lebih kuat
– Terapi penglihatan untuk meningkatkan koordinasi mata dan keterampilan pemrosesan visual.
Dalam beberapa kasus, operasi dapat dilakukan untuk memperbaiki mata yang tidak sejajar atau kelainan struktural lainnya, kata ahli tersebut.
Bagaimana cara mencegah mata malas?
Meskipun beberapa faktor risiko mata malas pada anak-anak, seperti predisposisi genetik, tidak dapat dicegah, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk meningkatkan kesehatan penglihatan dan mengurangi risiko ambliopia. Ini termasuk:
– Menjadwalkan pemeriksaan mata rutin untuk anak Anda, terutama selama masa kanak-kanak, untuk mendeteksi dan mengatasi masalah penglihatan sejak dini
– Memastikan penanganan yang tepat untuk kondisi mata atau kelainan refraksi yang dapat menyebabkan mata malas
– Mendorong anak untuk beristirahat secara teratur dari layar dan aktivitas luar ruangan untuk mendukung perkembangan penglihatan yang sehat.
– Mempromosikan pola makan seimbang yang kaya nutrisi untuk kesehatan mata yang lebih baik.
Intervensi dini dan perawatan mata proaktif sangat penting untuk mencegah dan menangani mata malas pada anak. (nano)



Facebook Comments