Sukoharjonews.com (Semarang) — Beragam program telah disiapkan oleh Pemprov Jateng untuk tahun 2026. Selain ketahanan pangan, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi siap menggenjot program-program untuk kesejahteraan rakyatnya.
“Kita sudah membuat suatu roadmap atau blue print tentang pembangunan di Jawa Tengah,” kata Luthfi, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Sabtu ((3/1/2026).
Ia memaparkan, peta jalan pembangunan itu sudah tersusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah. Pembangunan itu dilakukan dengan semangat kolaborasi bersama berbagai stakeholder.
“Arah pembangunan sudah jelas. Pada 2025 telah kita siapkan terkait dengan infrastruktur. Jadi infrastruktur ini kita gunakan untuk menyiapkan, agar 2026 bisa take off kepada program yang lebih berkepentingan atau berpihak kepada rakyat,” tuturnya, didampingi Wakil Gubernur, Taj Yasin.
Dijelaskan, penyiapan infrastruktur tersebut dimulai dari infrastruktur sumber daya manusia, infrastruktur sarana prasarana meliputi jalan dan lain sebagainya, infrastruktur pertanian, bahkan infrastruktur-infrastruktur yang nanti mendukung program pada 2026.
“Kalau infrastruktur itu sudah disiapkan pada 2025, maka 2026 nanti Provinsi Jawa Tengah memiliki dasar untuk mendukung program pemerintah pusat, dalam hal ini adalah swasembada pangan,” jelas Luthfi.
Sebab, lanjutnya, Jawa Tengah diproyeksikan sebagai lumbung pangan nasional, dan mendukung industri nasional.
“Pada 2026, iklim investasi harus kita genjot, sehingga tidak terlalu mengandalkan APBD dan PAD semata. Investasi ini menjadi prioritas utama. Dengan sudah disiapkannya infrastruktur, maka kecepatan pembangunan di wilayah kita akan meningkat,” tambah Luthfi. (nano)
Tinggalkan Komentar