Masalah Umum pada Wastafel Dapur dan Cara Memperbaikinya

Masalah umum dan cara mengatasi wastafel rusak.(Foto: the spruce)

Sukoharjonews.com – Wastafel dapur mungkin adalah satu-satunya benda di rumah yang tidak pernah rusak. Baik saat Anda membilas sayuran, menggosok panci, atau sekadar membuang piring setelah seharian bekerja, wastafel selalu berfungsi. Jadi, saat benda-benda berhenti berfungsi sebagaimana mestinya, Anda bisa benar-benar kesal. Namun, perlu diingat, Anda tidak perlu selalu memanggil tukang ledeng dan menghabiskan sebagian besar waktu (dan uang) untuk memperbaikinya.

Sebagian besar masalah wastafel dapur ini sebenarnya cukup umum dan dapat diatasi dengan peralatan dasar dan sedikit kesabaran. Dikutip dari NDTV Food, pada Jumat (18/4/2025) berikut masalah dan solusi yang harus Anda lakukan jika wastafel Anda rusak:

1. Saluran Air Tersumbat
Saluran wastafel dapur yang tersumbat adalah hal yang paling menyebalkan. Dan bagian terburuknya? Hal ini biasanya terjadi saat Anda sedang mengerjakan sesuatu. Penyebabnya biasanya adalah lemak, sisa makanan, dan residu sabun yang tidak bisa dibuang.

Cara termudah untuk mengatasinya? Mulailah dengan menuangkan air mendidih ke dalam ketel penuh langsung ke saluran pembuangan. Itu akan membantu mengencerkan lemak. Selanjutnya, tambahkan setengah cangkir soda kue diikuti dengan setengah cangkir cuka . Biarkan cairan ajaib itu bekerja selama sekitar 10 hingga 15 menit. Setelah selesai, siram lagi dengan air panas. Kiat membersihkan saluran pembuangan dapur ini bekerja dengan sangat baik dan membuat wastafel Anda kembali lancar.

2. Bau Tak Sedap dari Saluran Pembuangan
Jika ada bau aneh yang keluar dari wastafel dapur Anda, kemungkinan besar itu adalah sisa makanan yang membusuk di pipa pembuangan. Hal ini lebih sering terjadi daripada yang Anda kira, terutama jika wastafel sering digunakan tetapi tidak disiram dengan benar.

Untuk mengatasinya, tuangkan setengah cangkir soda kue diikuti dengan setengah cangkir cuka. Biarkan hingga berbusa sebentar. Lalu bilas dengan air panas untuk membersihkannya. Untuk tambahan, tambahkan kulit lemon atau jeruk. “Kulit lemon secara alami menghilangkan bau dan membuat wastafel Anda berbau segar.” Kulit lemon benar-benar ampuh dan menambahkan aroma jeruk yang menyenangkan yang membuat dapur Anda terasa lebih bersih seketika.

3. Keran Bocor
Tidak ada yang menguji kesabaran Anda seperti keran yang tidak berhenti menetes. Selain sangat mengganggu, keran juga membuang-buang air dan membuat area wastafel lembap dan pengap. Keran yang bocor biasanya merupakan tanda bahwa ada sesuatu di dalamnya, seperti mesin cuci atau kartrid, yang sudah usang.

Kabar baiknya? Anda tidak perlu gelar di bidang perpipaan untuk mengatasinya. Pertama, matikan pasokan air. Kemudian, gunakan kunci inggris atau obeng, bongkar keran dengan hati-hati. Identifikasi bagian yang rusak dan ganti — Anda akan menemukan semua yang Anda butuhkan di toko perkakas setempat. Memperbaiki keran dapur yang bocor jauh lebih mudah daripada kedengarannya, dan Anda akan menghemat uang serta terhindar dari kerusakan akibat air di kemudian hari.

4. Tekanan Air Rendah
Kesulitan membilas piring karena aliran air keran terasa seperti gerimis? Hal itu biasanya disebabkan oleh endapan mineral atau kerak kapur di kepala keran.

Anda dapat memperbaikinya dengan membuka aerator keran dan merendamnya dalam cuka putih selama sekitar 30 menit. Cuka akan memecah kerak kapur dan membantu mengembalikan tekanan air normal. Bilas hingga bersih dan pasang kembali. Memperbaiki tekanan air rendah di keran dapur sejujurnya semudah ini.(cita septa)

Tinggalkan Komentar