
Sukoharjonews.com – Moustache, merek e-bike Perancis, selalu memiliki kemampuan untuk memadukan kepraktisan dengan gaya, dan penawaran terbaru mereka, Mardi 27, tidak terkecuali. Ditujukan untuk mengubah perjalanan perkotaan, Mardi 27 (dinamai berdasarkan nama Selasa) hadir di kota sebagai terobosan dalam perjalanan sehari-hari.
Dilansir dari Gizmochina, Kamis (25/1/2024), berbeda dengan saudaranya, Samedi 28 dan Lundi 27, Mardi 27 menonjol karena daya tarik perawatannya yang rendah. Hal ini berkat sistem persneling internal dan penggerak sabuk, menjadikannya pilihan praktis bagi penduduk kota yang lebih suka menghabiskan waktu bersepeda daripada mengutak-atik sepedanya.
Desain sepeda ini memenuhi fungsionalitas dan gaya. Rangka aluminium hidroformnya bukan hanya tentang kekuatan dan ringan; ini juga tentang tampil menarik saat Anda meluncur di jalanan kota. Garis bersih dari jalur kabel internal, bersama dengan batang dan tiang jok yang dapat disesuaikan, berarti pengendara dapat menyesuaikan sepeda sesuai kenyamanan mereka tanpa mengorbankan tampilan rampingnya.
Untuk berkendara di kota yang bergelombang, garpu suspensi dan ban lebar menjanjikan perjalanan yang lebih mulus.
Dari segi performa, Moustache tidak berhemat. Mardi 27 menggunakan motor Bosch Performance Line, yang dikenal dengan bantuan pedal yang bertenaga dan alami. E-bike ini bukan hanya tentang membawa Anda dari A ke B; ini tentang melakukannya dengan perjalanan yang mulus dan menyenangkan. Ditambah lagi, dengan pilihan paket baterai standar atau yang ditingkatkan, pengendara dapat menyesuaikan jangkauan baterai sesuai kebutuhan.
Kepraktisan juga mencakup fitur-fiturnya yang berguna bagi pengendara perkotaan. Mardi 27 dilengkapi rak belakang, cocok untuk memasang aksesori, mulai dari kursi anak hingga opsi bagasi. Dan dengan mempertimbangkan keselamatan, ia dilengkapi dengan kunci internal dan pelacak GPS, dapat diakses melalui aplikasi untuk menambah ketenangan pikiran.
Ditawarkan dalam dua versi, Mardi 27 memenuhi anggaran dan preferensi yang berbeda. Model entry-level dihargai sekitar USD4.032 atau Rp63,3 jutaan, sedangkan versi kelas atas, dengan gearbox stepless dan baterai lebih besar, berharga sekitar USD5.231 atau Rp82,2 jutaan. (nano)



Facebook Comments