Sukoharjonews.com – Oatmeal tampaknya tidak berbahaya, tetapi sebenarnya ini adalah salah satu sarapan yang paling mempolarisasi. Di satu sisi, ia mendapat reputasi sebagai air kotor yang tidak menarik, lengket, dan polos yang ditaburi kismis. Di sisi lain, media sosial mengangkat oatmeal sebagai sesuatu yang membuat ngiler, dengan topping yang cantik.
Dilansir dari everyday health, Senin (6]/5/2-24),hal yang perlu diperhatikan adalah jenis oat yang Anda makan. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal, pilihlah oat yang dipotong baja, kuno, atau digulung daripada oat instan atau cepat. Meskipun pilihan ini memiliki jumlah serat yang hampir sama, oat yang dipotong baja memiliki indeks glikemik paling rendah, menurut Harvard TH Chan School of Public Health . Itu berarti tubuh Anda akan mencernanya lebih lambat, membantu menjaga tingkat gula darah dan energi lebih stabil.
Lain kali jika Anda merencanakan sarapan dan mempertimbangkan oatmeal, ingatlah tujuh potensi manfaat berikut:
1. Oatmeal Menyediakan Sumber Serat yang Luar Biasa
Semangkuk oat dapat membantu Anda mengonsumsi jumlah serat yang disarankan per hari. Menurut Pedoman Diet untuk Orang Amerika (PDF) saat ini dari Departemen Pertanian AS (USDA), pria di bawah 50 tahun harus mengonsumsi setidaknya 31 gram (g) per hari, sedangkan wanita dalam kelompok usia yang sama harus mengonsumsi 25 gram. atau lebih per hari. Kebanyakan orang Amerika hanya makan setengah dari jumlah tersebut, menurut International Food Information Council Foundation .
Dengan 4 g serat per cangkir, oatmeal yang dimasak memenuhi sekitar 14 persen nilai harian (DV) nutrisi ini, menjadikannya sumber yang baik, menurut USDA . Mengonsumsi makanan yang kaya akan biji-bijian dan sumber makanan serat lainnya telah terbukti melindungi terhadap penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, dan kanker payudara, usus besar, dan dubur, menurut sebuah penelitian .
2. Oatmeal Adalah Kanvas Kosong untuk Topping Bergizi
Semangkuk oat kaya akan karbohidrat, jadi untuk membuat makan pagi Anda lebih seimbang, Anda bisa menambahkan topping yang kaya akan protein dan lemak sehat, kata Hultin. Cobalah kacang-kacangan seperti kenari, almond, atau pecan; selai kacang seperti almond atau selai kacang; atau biji-bijian seperti chia, hemp, atau ground flax. “Ini menambah protein, lemak tak jenuh, dan bahkan lebih banyak serat,” katanya. Buah segar adalah pilihan lain – cobalah irisan stroberi, blueberry, atau raspberry untuk mendapatkan nutrisi dan serat tambahan, menurut National Institute on Aging .
3. Oatmeal Dapat Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Serat dalam oat baik untuk kesehatan Anda secara keseluruhan, tetapi sangat penting untuk berfungsinya sistem pencernaan, menurut National Institutes of Health (NIH) . Oat tidak hanya menyediakan serat tidak larut , yang mendorong keteraturan, menurut Harvard TH Chan School of Public Health , tetapi juga serat larut, menurut Mayo Clinic . Sumber serat larut memiliki sifat prebiotik, menurut Oregon State University . “Ini dapat membantu memberi makan bakteri baik yang hidup di usus untuk mikrobioma yang lebih sehat,” kata Hultin.
4. Oatmeal Dapat Membantu Menurunkan Kolesterol
Oat mengandung serat larut tertentu yang disebut beta-glukan, catat sebuah ulasan . “Serat larut dalam oat terbukti menurunkan kolesterol. Ia bertindak seperti Roto-Rooter untuk membersihkan kolesterol yang mungkin menumpuk di dinding arteri,” jelas Jessica Crandall Snyder, RDN , CEO Vital RD di Centennial, Colorado. Asupan harian 3 gram atau lebih beta-glukan ditemukan menurunkan kolesterol LDL (“jahat”) dibandingkan dengan kelompok kontrol, menurut meta-analisis dari 28 uji coba terkontrol secara acak .
Peningkatan kadar kolesterol LDL meningkatkan risiko penyakit jantung, catat American Heart Association (AHA) . Manfaat oatmeal dalam menurunkan kolesterol adalah salah satu alasan orang yang mengonsumsi oat 14 persen lebih kecil kemungkinannya terkena penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan mereka yang menghindari oat, menurut penelitian . Studi yang sama menemukan bahwa, dibandingkan dengan orang yang makan oat paling sedikit, mereka yang makan lebih banyak juga memiliki risiko 22 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2.
5. Semangkuk Oatmeal Dapat Membantu Mengurangi Lemak Perut
Keuntungan lain dari serat larut oatmeal: Ini dapat membantu mengurangi lemak visceral, jenis lemak di bagian tengah tubuh yang menutupi organ Anda dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke – bahkan jika indeks massa tubuh Anda dianggap normal, catat AHA. Menurut sebuah penelitian yang mengamati orang dewasa penderita diabetes tipe 2, oat membantu mengurangi gula darah, lipid darah, dan berat badan lebih baik daripada kelompok kontrol yang mengonsumsi makanan sehat tetapi tidak mengonsumsi oat. (patrisia argi)
Tinggalkan Komentar