Manfaat Daun Sirsak Bagi Tubuh yang Jarang Diketahui

Manfaat daun sirsak untuk tubuh. (Foto: Pinterest)

Sukoharjonews.com – Saat ini penggunaan bahan-bahan alami sebagai pengobatan berbagai penyakit semakin meningkat. Tumbuhan merupakan sumber bahan alam yang banyak dimanfaatkan sebagai obat. Senyawa-senyawa yang terdapat pada tumbuhan bertanggung jawab atas aktivitasnya melawan berbagai penyakit, dan penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dalam tumbuhan dan menentukan aktivitas farmakologisnya terhadap penyakit.

Dikutip dari National Institutes of Health, Rabu (10/1/2024), daun sirsak berbentuk bulat telur, pipih, dan runcing. Permukaan daun berwarna hijau tua, dengan permukaan atas tebal dan mengkilat. Buahnya berwarna hijau tua dan berduri. Kelopak bunga tebal dan berwarna kekuningan. Kelopak luar bertemu di tepinya tanpa tumpang tindih dan berbentuk bulat telur lebar, meruncing ke titik dengan alas berbentuk hati. Kelopak bagian dalam berbentuk oval dan saling tumpang tindih.

Daun sirsak telah banyak digunakan untuk mengobati banyak penyakit, seperti infeksi parasit, peradangan, diabetes, dan kanker. Seluruh bagian tanaman sirsak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional oleh masyarakat yang tinggal di daerah tropis, daun, kulit batang, akar, dan bijinya terutama digunakan sebagai bahan obat.

Daun sirsak digunakan untuk mengobati sakit kepala, insomnia, sistitis, dan kanker, bijinya digunakan untuk mengobati infeksi parasit, dan buahnya digunakan untuk mengobati diare dan neuralgia, menghilangkan cacing dan parasit, meningkatkan produksi susu pada menyusui. wanita, dan menurunkan demam.

Penggunaan tradisional daun sirsak
Studi etnobotani telah melaporkan bahwa daun sirsak digunakan untuk mengobati infeksi bakteri dan jamur, karena memiliki aktivitas anthelmintik, antihipertensi, antiinflamasi, dan antikanker. Ia juga telah digunakan sebagai analgesik dan untuk mengobati demam, penyakit pernafasan dan kulit, diabetes, dan parasit internal dan eksternal.

Di beberapa negara tropis sub-Sahara seperti Uganda, seluruh bagian tanaman digunakan untuk mengobati malaria, sakit perut, infeksi parasit, diabetes, dan kanker.

Selain itu, bijinya digunakan sebagai pengobatan anthelmintik dan antiparasit, dan daun, kulit kayu, dan akar tumbuhan sirsak telah digunakan untuk efek anti-inflamasi, antihipertensi, obat penenang, antidiabetik, pelemas otot polos, dan antispasmodik.

Daunnya digunakan untuk mengobati sistitis, diabetes, sakit kepala, hipertensi, insomnia, dan masalah hati serta sebagai agen antidisentri, antiinflamasi, dan antispasmodik. Daun yang dimasak dioleskan secara topikal untuk mengobati abses. Di negara-negara tropis Afrika, termasuk Nigeria, daunnya secara tradisional digunakan untuk mengobati penyakit kulit.

Di Amerika Selatan, jus buah sirsak digunakan untuk mengobati banyak penyakit, seperti penyakit jantung dan hati, serta memiliki efek antidiare dan antiparasit]. Daging buahnya digunakan untuk meningkatkan produksi ASI setelah melahirkan dan mengobati rematik, nyeri rematik, demam, neuralgia, disentri, penyakit jantung dan liver, serta ruam kulit, serta mempunyai sifat antidiare, antimalaria, antiparasit, dan obat cacing.

Sifat Fitokimia
Berbagai senyawa dan metabolit sekunder terdapat pada tanaman sirsak, Senyawa utamanya adalah acetogenin, alkaloid, flavonoid, minyak atsiri, vitamin, karotenoid, Amida, dan siklopeptida (4,36). Selain itu tanaman ini mengandung mineral seperti K, Ca, Na, Cu, Fe, dan Mg. (khofifah-mg4/nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar