Manfaat Bunga Kamboja Untuk Kesehatan yang Kurang Diketahui

Manfaat Bunga Kamboja. (Foto: Healthbenefittime)

Sukoharjonews.com – Bunga Kamboja memiliki nama latin yakni Franggipani, Plumeria. Bunga kamboja merupakan genus yang berisi 7 hingga 8 spesies yang tumbuh di Amerika tropis dan subtropis. Tanaman ini menyebar ke seluruh wilayah tropis di dunia terutama Hawaii, tempat tanaman ini tumbuh subur.

Dikutip dari Healthbenefitstime, Senin (15/1/2024), bunga kamboja merupakan pohon kecil atau perdu menyebar yang tumbuh setinggi 2 hingga 8 meter dan lebarnya hampir sama. Pohonnya memiliki batang yang tebal dan cabang tumpul ditutupi kulit kayu tipis berwarna abu-abu.

Manfaat Bunga Kamboja untuk Kesehatan

Cabang-cabangnya rapuh sehingga mengeluarkan lateks putih jika patah sehingga dapat mengiritasi kulit dan selaput lendir. Daunnya besar, berwarna hijau, panjangnya 30 sampai 50 cm, tersusun berselang-seling dan bergerombol di ujung dahan. Ini gugur dan jatuh pada bulan-bulan yang lebih dingin sepanjang tahun. Bunganya menonjol, mempunyai lima kelopak dan wanginya kuat.

Warnanya berkisar dari merah jambu hingga putih dengan corak kuning di tengah bunganya. Sebelum dibuka, awalnya berbentuk tabung. Bunganya berdiameter 5 sampai 7,5 cm dan jarang menghasilkan biji. Bijinya bersayap dan terkandung dalam polong berukuran 17,5 cm (7 inci).

Manfaat bagi kesehatan dari minyak esensial bunga kamboja yakni:

1. Kesehatan kulit
Minyak esensial bunga kamboja digunakan untuk melembabkan kulit dalam terapi pijat. Minyaknya memastikan kulit tetap lembut dan bermanfaat untuk kulit kering dan pecah-pecah. Minyak ini bermanfaat untuk merawat kondisi kulit sehingga disarankan bagi orang yang menderita masalah kulit untuk menambahkan minyak esensial ini ke dalam rutinitas rutinnya. Minyak atsiri ini mengandung sifat astringent yang menyebabkan kontraksi sel-sel kulit dan juga jaringan tubuh.

2. Menurunkan sakit kepala
Minyak esensial kamboja memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengobati sakit kepala ekstrem serta nyeri lainnya seperti nyeri otot dan nyeri punggung. Akan sangat membantu bagi individu yang menderita sakit kepala untuk menambahkan minyak ini ke dalam rutinitas untuk meredakan rasa sakit ini.

3. Bertindak sebagai stimulan
Minyak atsiri kamboja berperan sebagai stimulan yang membantu menjaga kondisi kesehatan peredaran darah, saraf dan sistem tubuh lainnya.

4. Aktivitas antioksidan
Minyak esensial kamboja mengandung antioksidan dan sifat anti-inflamasi yang membantu fungsi tubuh yang sehat. Antioksidan membantu menghilangkan radikal bebas dari tubuh dan menurunkan kuman penyebab penyakit menjauh dari tubuh.

5. Menurunkan stres
Minyak esensial kamboja membantu menurunkan stres dalam tubuh dan juga memulihkan kedamaian. Ini memiliki efek sedatif yang memberikan tidur nyenyak. Ini menenangkan pikiran dan memberikan bantuan dari stres.

Penggunaan tradisional dapat digunakan dengan cara sebagai berikut:
a. Di India, tanaman ini digunakan sebagai obat diare dan obat gatal-gatal.
b. Jus susu digunakan untuk mengobati rematik dan peradangan.
c. Kulit kayu digunakan untuk demam, diare, tumor keras dan gonore.
d. Konsumsilah bunganya bersama sirih pinang untuk menyembuhkan penyakit ague.
e. Lateks susu digunakan untuk luka dan sakit gigi.
f. Oleskan rebusan daunnya untuk mengatasi retakan, ruam pada telapak kaki.
g. Frangipani digunakan untuk menurunkan nyeri haid dan mencegah pingsan akibat sengatan panas atau paparan sinar matahari.
h. Getahnya digunakan untuk mengobati sengatan lebah, tawon, dan gigitan kelabang.

Tanaman berbunga bisa tumbuh sebagai semak besar atau pohon kecil. Tanaman ini mempunyai kulit panjang dan daun berdaging dalam kelompok di dekat ujung cabang. Ia memiliki cabang-cabang sukulen yang lebar dan tebal, runcing atau bulat. Tanaman ini meranggas dan juga sensitif terhadap dingin. Kayunya lembut, ringan dan putih dan digunakan untuk pembuatan peralatan makan, alat musik, dan furnitur. (khofifah-mg4/nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar