Manfaat Bit: 11 Alasan untuk Mengonsumsi Buah Ini Secara Rutin

Bit bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan. (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Sering diabaikan, bit adalah makanan super yang harus ditambahkan setiap orang ke dalam menu harian mereka. Berikut 11 manfaat kesehatan bit yang perlu Anda ketahui!

Bit, dengan warna cerah dan rasa tanahnya, adalah sayuran yang memikat mata dan indra perasa. Warna merah tua pekatnya menambah semburat warna pada hidangan apa pun, sementara rasa tanahnya yang khas menawarkan pengalaman kuliner yang unik. Baik dipanggang, diasamkan, atau diparut mentah, keserbagunaan bit di dapur tak terbatas.

Dikutip dari Healthshots, Rabu (3/9/2025), selain daya tarik estetikanya, bit menawarkan segudang manfaat kesehatan, menjadikannya sayuran unggulan yang layak untuk Anda santap. Dari kemampuannya untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular hingga kandungan nutrisinya yang tinggi, bit adalah makanan sehat yang lezat sekaligus bergizi.

11 Manfaat Kesehatan Bit
Jika Anda mencari sesuatu yang rendah kalori namun kaya nutrisi, tak perlu mencari yang lain selain bit, kata Dr. Archana Batra, seorang ahli gizi dan pendidik diabetes bersertifikat. Berikut 11 alasan mengapa Anda harus menjadikan bit sebagai bagian dari diet Anda:

1. Kaya Antioksidan
Bit merupakan sumber antioksidan yang ampuh, termasuk betalain dan betasianin, yang membantu melawan stres oksidatif dan menetralkan radikal bebas dalam tubuh. Senyawa ini berperan penting dalam mengurangi risiko penyakit kronis dan meningkatkan kesehatan sel. “Selain itu, bit juga kaya akan protein, tembaga, magnesium, karbohidrat, serat, zat besi, dan nutrisi vitamin C,” kata Dr. Batra.

2. Rendah Kalori
Bagi mereka yang memperhatikan asupan kalori dan ingin menurunkan berat badan, bit merupakan tambahan yang fantastis untuk diet sehat. Bit sangat rendah kalori, sehingga menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk diet penurunan berat badan apa pun.

3. Menurunkan tekanan darah
Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, merupakan faktor risiko signifikan untuk penyakit jantung dan stroke. Sebuah meta-analisis dari 16 uji coba yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition pada tahun 2013 menunjukkan bahwa nitrat yang ditemukan dalam bit dapat membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah. Seiring waktu, nitrat dapat berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular yang lebih baik dan mengurangi risiko hipertensi.

4. Memberikan sifat anti-inflamasi
Peradangan kronis dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan, termasuk penyakit jantung, artritis, dan kanker. “Sifat anti-inflamasi bit membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang berpotensi menurunkan risiko berkembangnya kondisi ini,” menurut Dr. Batra.

5. Melindungi kesehatan usus
Kandungan serat dalam bit mendukung kesehatan pencernaan dengan meningkatkan keteraturan dan mencegah sembelit. Selain itu, keberadaan nitrat dalam makanan dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus, mendukung mikrobioma yang sehat dan fungsi usus secara keseluruhan.

6. Mengandung sifat antikanker
Menurut Journal of Cancer Prevention, bit merupakan sumber polifenol, flavonoid, nitrat makanan, dan nutrisi bermanfaat lainnya yang sangat baik, yang dapat mencegah risiko kanker tertentu, seperti kanker usus besar, dan mengelola efek samping yang tidak diinginkan terkait kemoterapi.

7. Mendukung kesehatan otak
Nitrat dalam bit telah terbukti meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat meningkatkan fungsi kognitif dan menunda penurunan kognitif terkait usia. Selain itu, antioksidan dalam bit juga membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif.

8. Meningkatkan tingkat energi
Bit merupakan sumber alami nutrisi penambah energi, termasuk karbohidrat, zat besi, dan vitamin C. Nutrisi ini membantu mengisi kembali cadangan energi dan melawan kelelahan, menjadikan bit pilihan yang sangat baik bagi mereka yang mencari penambah energi alami.

9. Mencegah anemia
Anemia, yang ditandai dengan kekurangan sel darah merah atau hemoglobin dalam darah, dapat menyebabkan kelelahan, lemas, dan masalah kesehatan lainnya. Bit kaya akan zat besi dan folat, nutrisi penting untuk produksi sel darah merah, menjadikannya tambahan yang berharga dalam diet untuk mencegah dan mengelola anemia.

10. Mengelola diabetes
Meskipun memiliki rasa manis alami, bit memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti dampaknya minimal terhadap kadar gula darah. Selain itu, kandungan serat dan nitrat dalam bit dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengatur kadar gula darah, menjadikannya pilihan makanan yang ramah bagi penderita diabetes jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

11. Baik untuk hati
Sifat detoksifikasi bit membuatnya bermanfaat bagi kesehatan hati. Bit membantu merangsang fungsi hati dan mendorong pembuangan racun dari tubuh, mendukung kesehatan dan fungsi hati secara keseluruhan.

4 cara mengonsumsi bit setiap hari
Jika Anda ingin menambahkan bit ke dalam menu makanan Anda, berikut beberapa cara cepat dan mudah untuk menikmati sayuran akar ini:

1. Konsumsi mentah: Parut bit dan tambahkan ke salad atau roti lapis untuk mendapatkan nutrisi yang renyah dan berwarna-warni.
2. Jus bit: Untuk membuat jus bit, campurkan bit dengan buah dan sayuran lain untuk minuman yang menyegarkan dan kaya nutrisi.
3. Paratha bit: Campurkan parutan bit ke dalam adonan paratha, dan nikmati sebagai menu sarapan atau makan siang Anda.
4. Acar bit: Simpan irisan bit dalam cuka, rempah-rempah, dan herba untuk mendapatkan bumbu yang tajam dan renyah yang cocok dipadukan dengan roti lapis, burger, atau sebagai lauk. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar