Manfaat Asam Jawa yang Tidak Banyak Orang Ketahui

Khasiat asam jawa.(Foto: tokopedia)

Sukoharjonews.com – Tanaman yang kerap disebut sebagai tamarin ini ternyata memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Tentu saja jika kamu mengonsumsinya dengan cara yang tepat dan menyehatkan, ya! Asam jawa mengandung vitamin B1, B2, B3, kalium, magnesium, zat besi, kalsium, fosfor, serat, lemak, protein, karbohidrat, dan kalori.

Kandungan karbohidratnya sendiri tersimpan dalam bentuk gula yang setara dengan 17 sendok teh gula pasir. Tentunya, jumlah ini bisa dibilang cukup banyak untuk tanaman yang memiliki rasa dominan asam, ya! Namun, tidak hanya itu, asam jawa juga mengandung vitamin C, B5, K, dan asam folat. Dikutip dari Jpnn, pada Minggu (21/7/2024), berikut manfaat asam jawa:

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Selain karena vitamin B, manfaat asam jawa yang bisa didapatkan karena antioksidan di dalamnya membantu mengurangi risiko penyakit kronis. Antioksidan melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, yang merupakan produk sampingan yang dibentuk oleh metabolisme tubuh normal dan dari faktor lingkungan seperti polutan.

Asam jawa juga mengandung polifenol, yang merupakan senyawa tanaman dengan sifat antioksidan kuat yang membantu mengurangi stres oksidatif dan mungkin berpotensi menurunkan risiko kondisi tertentu seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, osteoporosis, dan penyakit neurodegeneratif.

2. Menjaga kesehatan jantung
Asam jawa mengandung 3 mineral yang bermanfaat untuk menjaga berfungsinya jantung Anda, termasuk pengelolaan tekanan darah.

Tiga mineral tersebut adalah kalsium, magnesium, dan kalium. Jantung Anda memiliki kebutuhan magnesium tertinggi dari semua organ.

Jika jumlahnya tidak mencukupi, jantung tidak bisa berfungsi dengan baik.

3. Menjaga kesehatan otak
Manfaat asam jawa yang pertama didapatkan karena kandungan vitamin B di dalamnya. Vitamin B sangat penting untuk setiap aspek fungsi otak, termasuk sintesis dan perbaikan DNA/RNA, regulasi gen, serta sintesis berbagai molekul pensinyalan.

Menurut sebuah penelitian, peran aktif vitamin B dalam kesehatan otak ditunjukkan oleh kemampuannya untuk diangkut melintasi penghalang darah otak, di mana ia melakukan sintesis neurokimiawi.

4. Mengelola diabetes
Bagi Anda yang memiliki diabetes, konsumsi makanan dengan indeks glikemik yang rendah bisa membantu mengontrol kadar gula darah. Indeks glikemik adalah peringkat efek makanan berbasis karbohidrat terhadap gula darah setelah dikonsumsi.

Makanan dengan indeks glikemik peringkat rendah dicerna dan diserap perlahan serta diterjemahkan ke dalam fluktuasi gula darah yang lebih sedikit. Asam jawa memiliki indeks glikemik rendah sehingga merupakan makanan yang sangat baik untuk penderita diabetes.(cita septa)

Tinggalkan Komentar