
Sukoharjonews.com – Sering mencuci tangan dan mendapatkan vaksinasi adalah dua hal penting yang dapat Anda lakukan untuk menjaga diri Anda aman dari flu. Jika Anda jatuh sakit, Anda sebaiknya tinggal di rumah dan beristirahat untuk mendukung pemulihan dan mencegah penyebaran virus ke orang lain.
Dilansir dari everyday health, Kamis (18/1/2024), inilah alat lain yang bisa Anda tambahkan ke dalam senjata melawan flu Anda, makanan dan minuman utuh dan bergizi. Hal ini karena penelitian menunjukkan bahwa pilihan makanan dan minuman dapat membantu atau menghambat gejala flu.
Gejala flu termasuk demam, sakit tenggorokan , batuk , hidung tersumbat atau pilek, dan nyeri tubuh, catat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. Dalam beberapa kasus, flu juga dapat menyebabkan diare dan muntah. Simak berikut sederet makanan yang cocok saat dilanda flu.
Kaldu Hangat
Anda mungkin pernah mendengar nasihat untuk mendapatkan banyak cairan saat Anda sakit, dan kepercayaan umum ini memang benar, kata Dr. Vyas. Gejala flu, termasuk demam, diare, dan muntah, dapat menyebabkan hilangnya air dan elektrolit secara cepat dalam waktu singkat, sehingga menyebabkan dehidrasi. Kaldu adalah pilihan yang bagus saat Anda sedang sakit flu, karena kaya nutrisi dan panasnya dapat meredakan
sakit tenggorokan, catat Vayas.
Baik itu kaldu ayam, sayur, atau tulang, manfaatnya kemungkinan besar tetap sama, kata Lori Dror, RD, dari Northwell Health di Long Island, New York. Namun dia merekomendasikan untuk memilih varietas rendah sodium. “Saat kita sudah merasa lesu, kita ingin menghindari makanan tinggi sodium, yang bisa menyebabkan pembengkakan dan meningkatkan kelelahan,” katanya.
Sup ayam
Sup ayam adalah obat klasik buatan sendiri untuk penyakit seperti flu, dan Anda mungkin memiliki kenangan makan semangkuk besar saat masih kecil ketika Anda merasa tidak enak badan. Dan ternyata ibulah yang paling tahu. Sebuah penelitian menemukan bahwa bahan-bahan dalam sup ayam dapat mengurangi peradangan dan mendukung sistem kekebalan tubuh saat melawan infeksi influenza.
Bawang Putih
Bawang putih memiliki sejarah panjang digunakan untuk tujuan pengobatan dalam budaya di seluruh dunia. Di Tiongkok dan India kuno, misalnya, bawang putih digunakan untuk mengobati masalah pernapasan dan pencernaan, sedangkan pada Abad Pertengahan, beberapa orang menganggapnya sebagai obat untuk radang sendi, sakit gigi, batuk kronis, dan gigitan serangga .
Jus Jeruk dan Sumber Vitamin C Lainnya
Vitamin C adalah antioksidan kuat yang berperan penting dalam melawan infeksi, menurut Harvard TH Chan School of Public Health. Beberapa penelitian menunjukkan vitamin C dapat membantu mengurangi keparahan dan durasi flu biasa, yang memiliki beberapa gejala yang sama dengan flu.
Sayuran Berdaun Hijau
Jenis sayuran lain yang menawarkan vitamin C yang meningkatkan kekebalan dan melawan peradangan: sayuran hijau. Contohnya termasuk bayam, kubis, dan kangkung , yang juga mengandung zat besi. Penelitian menunjukkan zat besi sangat penting untuk produksi sel kekebalan, terutama sel darah putih, yang membantu tubuh melawan infeksi.
Teh hangat
Teh mengandung sekelompok antioksidan yang disebut polifenol, yang menurut penelitian dapat melindungi terhadap penyakit kronis. Kamomil ditemukan memiliki sifat antibakteri dalam penelitian , sementara penelitian menunjukkan teh pepermin dapat membantu meredakan gejala pencernaan. Teh hijau mengandung sejenis polifenol yang disebut katekin, yang menurut penelitian dapat meningkatkan jumlah sel T pengatur, yang membantu mengendalikan sistem kekebalan tubuh. (patrisia argi)



Facebook Comments