LYTIA L910 adalah Sensor Kamera Ponsel Pertama Sony dengan Arsitektur LOFIC

Sensor Kamera Ponsel Sony LYTIA L910. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Sony telah meluncurkan LYTIA L910, sensor kamera baru yang dirancang untuk smartphone yang berfokus pada peningkatan kualitas gambar dalam kondisi pencahayaan yang menantang. Sensor ini memperkenalkan beberapa teknologi pencitraan yang bertujuan untuk menghasilkan foto dan video yang lebih realistis sambil menjaga konsumsi daya tetap terkendali. Ini juga merupakan model pertama dalam keluarga LYTIA Sony yang menggabungkan arsitektur LOFIC perusahaan.

Dilansir dari Gizmochina, Minggu (21/6/2026), LYTIA L910 adalah sensor CMOS bertumpuk 1/1,28 inci dengan sekitar 50 megapiksel efektif dan ukuran piksel 1,22μm. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya mencapai rentang dinamis hingga 100 dB dari satu kali pengambilan gambar.

Tidak seperti metode HDR konvensional yang menggabungkan beberapa pengambilan gambar, pendekatan Sony menangkap data gambar yang dibutuhkan dalam satu kali pengambilan, membantu mengurangi blur gerakan dan kedipan saat memotret subjek bergerak atau sumber cahaya terang.

Untuk mencapai hal ini, Sony telah memasangkan struktur LOFIC dengan teknologi HDR Triple Conversion Gain. Sensor membaca informasi dari satu kali pengambilan gambar pada tiga gain konversi yang berbeda, memungkinkan pelestarian detail yang lebih baik di area terang dan gelap suatu adegan. Perusahaan mengatakan ini membantu meminimalkan pemotongan highlight sekaligus mengurangi noise di area bayangan, menghasilkan gambar yang lebih seimbang dengan transisi tonal yang lebih halus.

Sony juga telah memperkenalkan teknologi sirkuit Ultra High Conversion Gain, yang meningkatkan efisiensi konversi muatan ke tegangan. Menurut perusahaan, noise acak berkurang sekitar 30 persen dibandingkan dengan sensor LYTIA 828, membantu meningkatkan kualitas gambar di lingkungan cahaya rendah seperti pemandangan kota di malam hari yang diterangi oleh lampu LED.

Sensor ini juga didukung oleh desain sirkuit yang dioptimalkan yang mengurangi kebutuhan daya selama pemrosesan gambar. Hal ini memungkinkan perekaman video 4K HDR pada 60fps sambil mempertahankan kinerja rentang dinamis tinggi. LYTIA L910 dapat menangkap gambar beresolusi penuh 50 megapiksel hingga 30fps dan gambar 12,5 megapiksel hingga 120fps.

Sony berencana untuk memulai pengiriman produksi massal sensor ini pada musim panas 2026. Kemungkinan besar, seri Vivo X500 dan jajaran Oppo Find X10 akan menjadi yang pertama menggunakan Sony LYT-L910. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar