Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Keberadaan pabrik pengolah plastik di Gamping, Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo Kota beberapa waktu lalu diproses warga karena limbah yang dihasilkan mencemari lingkungan. Menindaklanjuti protes warga tersebut, Kelurahan Joho lantas menggelar pertemuan dengan instansi terkait, pemilik pabrik dan juga warga. Hasilnya menyebutkan pabrik akan ditutup saat ijin pabrik tersebut habis dan selanjutnya pabrik akan dipindahkan ke lokasi lain.
“Hasil musyawarah disepakati pabrik akan ditutup begitu ijinnya habis pada 31 Juli 2019 mendatang. Untuk sementara warga diminta untuk sabar,” terang Lurah Joho, Kecamatan Sukoharjo Wisnu Pramudya Wardhana, Kamis (1/11).
Dikatakan Wisnu, musyawarah tersebut melibatkan Kecamatan Sukoharjo Kota, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, pemilik pabrik, dan warga masyarakat terdampak limbah. Pertemuan digelar untuk kesekian kali setelah ada protes dari masyarakat yang mengeluhkan limbah. Dalam pertemuan itu, warga ngotot pabrik plastik segera ditutup karena sudah meresahkan.
Menurutnya, dalam pertemuan itu pemilik pabrik pengolahan plastik menyanggupi pabrik di Kelurahan Joho tersebut ditutup. Tapi, pemilik pabrik minta waktu untuk menghabiskan ijin. Selain itu, pemilik juga sedang mempersiapkan tempat baru. Disampaikan jika pemilik pabrik akan memindahkannya ke lahan di wilayah Kawasan Industri Nguter (KIN) di Kecamatan Nguter.
“Sebenarnya warga tetap menuntut pabrik ditutup saat ini juga. Tapi, setelah di musyawarahkan akhirnya disepakati ditutup sampai batas waktu 31 Juli 2019,” kata Wisnu.
Seperti diketahui, warga Gamping, Joho, Sukoharjo mengadukan masalah limbah tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Warga mengeluhkan aktivitas pabrik plastik karena menimbulkan pencemaran yang sangat merasahkan. Bentuk pencemaran berupa suara bising, keluar asap hitam dan air keruh. Warga sejak awal sebenarnya sudah mengeluhkan keberadaan pabrik plastik karena letaknya berada di permukiman padat penduduk. Bahkan bangunan pabrik juga menempel tembok rumah salah satu warga. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar